YOGYAKARTA–KEMPALAN: Teman-teman lama Anies Baswedan kagum pada sosok yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta ini. Sikap cucu Pahlawan Nasional Abdurrahman Baswedan ini tidak berubah meski sudah menjadi pejabat penting.
Anies Baswedan tetap dikenal sebagai sosok rendah hati, amanah, dan selalu akrab dengan teman-temannya di masa kecil dulu.
Pengakuan ini disampaikan oleh Wibowo, salah satu teman akrab Anies Baswedan. Keduanya berteman sejak remaja, mulai satu bangku di SMPN 5, SMAN 2 Yogyakarta hingga kuliah di UGM.
Suatu saat, Ndoro Bowo, sapaan akrab Wibowo bertemu dengan Anies Baswedan yang saat itu menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pertemuan saat ada pagelaran orchestra symphony di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Ndoro Bowo ingat Anies Baswedan datang terlambat karena pesawat delay. Saat datang setelah part one break, Anies Baswedan duduk di depan sendiri, sedangkan Ndoro Bowo duduk di barisan ketiga.
Saat selesai acara, belasan wartawan mewawancarai Anies Baswedan sambil berdiri. Ndoro Bowo melihatnya dari jarak sekitar tiga meteran. “Alhamdulillah teman saya jadi menteri,” kenangnya di Yogyakarta, Senin, 18 Juli 2022.
Pria yang kini menjadi Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Yogyakarta ini dalam hatinya berdecak kagum. “Dalam hati saya hanya berdoa semoga temen saya amanah dan tetap rendah hati, seperti yang saya kenal,” ungkapnya.
Tidak berlangsung lama dalam sorotan lampu saat diwawancara, Anies Baswedan akhirnya melihat Ndoro Bowo duduk. Seketika mantan Rektor Universitas Paramdina itu memanggilnya. “Woy Ndoro…. sini… Saya menghampiri beliau dan dikenalkan dengan para dirjen, rektor, dosen dan lainnya,” ungkapnya.
“Mas Anies memperkenalkan kalau saya teman SMA dan sekarang juga sebagai dosen satu kolega. Masya Allah, Pak Menteri Pendidikan yang tetap membawa kerendahan hatinya,” jelasnya.
Pria yang menempati rumah di Banguntapan, Bantul, Yogyakarta ini sempat ngobrol dengan Anies Baswedan sambil berjalan menuju di perjamuan. “Saya sadar diri, beliau sebagai menteri dalam rangka tugas dan saat itu ketemu sebagai teman lama. Saya pamit duluan, Insya Allah ketemu lagi,” ungkapnya.
“Salah satu yang menjadikan orang menjadi hebat seperti Anies Baswedan adalah karena komitmen, kecakapannya, kerendahan hati, dan amanah. Begitulah catatan malam saya saat itu,” tambah Ndoro Bowo. (kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi