Minggu, 21 Juni 2026, pukul : 05:54 WIB
Surabaya
--°C

Dari Istana ke Bukit Asam

Doni kemudian menyinggung pohon torem. Sebab, torem adalah salah satu pohon yang sangat langka dan terancam punah.

Doni teringat tahun 2015 – 2017, saat menjadi Pangdam XVI/Pattimura. Di sana ia mengembangkan program “emas hijau” dan “emas biru”. Emas hijau adalah hal-hal berkaitan dengan tumbuh-tumbuhan. Nah, suatu hari di bulan Oktober 2017, tim Kodam XVI/Pattimura mengunjungi LIPI Pusat Konservasi Tuumbuhan Kebun Raya Bogor untuk menyerahkan sembilan bibit pohon Torem hasil budidaya Kodim 1507/Saumlaki.

Enam anak buah Doni Monardo, diterima oleh Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya LIPI Bogor Dr. Didik Widyatmoko, M.Sc di Ruang Rapat LIPI Bogor. Waktu itu, Didik menyampaikan apresiasinya kepada Kodam XVI/Pattimura yang telah melakukan pembudidayaan pohon endemik torem.

BACA JUGA  Khofifah Resmikan Al-Akbar FishTech dan Panen Ratusan Melon

BACA JUGA: Doni Monardo Minta Jatim Perketat Bandara Juanda

“Jika kelak kita melihat kembali pohon torem di persada Nusantara, itu dari Kodim Saumlaki,” ujar Doni, senang.

Jenis kayu berikut yang disoroti Doni Monardo adalah kayu putih. “Saat ini, bahan kayu putih kita, sebagian masih impor. Nilainya ratusan miliar rupiah. Nah, dengan membudidayakan pohon kayu putih, saya yakin kelak kita tidak saja memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga ekspor. Kayu putih sangat dibutuhkan untuk bahan kosmetik, obat herbal, aroma therapy, dan lain-lain,” tambahnya.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.