Sabtu, 30 Mei 2026, pukul : 12:59 WIB
Surabaya
--°C

Tim Rafting Putri Junior Indonesia Jadi Juara Dunia WRC 2022

FOCA-KEMPALAN: Tim rafting junior putri Indonesia menorehkan tinta manis di Kejuaraan Dunia Rafting (WRC) 2022 yang berlangsung di Sungai Tara, Foca, Bosnia-Herzegovina. Tim Indonesia memenangi nomor Down River Race (DRR).

Indonesia mengungguli tim Jepang yang selalu menempel ketat sepanjang waktu tempuh 36 menit 36,32  detik dan beradu cepat pada garis finish sehingga unggul sekitar 6 detik.

Tim asuhan Aceng Supendi yang dikapteni Selawati Solihin dan beranggotakan Lista Natasya Peniwati, Siti Nurranti, Diana Lapanda dan Wulanda Putri Febriana ini kembali meraih gelar Juara Dunia untuk kategori usia U23 (Junior) pada World Rafting Championship (WRC) 2022.

Kemenangan yang diraih ini bukan tidak mengalami rintangan. Pada nomor Sprint yang dilakukan di sungai Vrbas, Banjaluca, Bosnia-Herzegovina, tim mengalami kekalahan telak dan meluncur sampai peringkat terendah.

BACA JUGA  Menuju Panggung Asia: 12 Srikandi Muda Voli Indonesia Masuk Pelatnas

Semangat tim sempat hilang dan patah semangat. Selawati menjelaskan bahwa berkat dorongan yang diberikan pelatih dan tim pendukung yang mengingatkan bahwa kekalahan pada hari pertama itu bukanlah akhir dari segalanya, maka semangat untuk mengibarkan merah-putih berkobar kembali.

Mereka memilih meninggalkan kesedihan hari itu dan menetapkan tekad untuk menunjukkan bahwa mereka memang pantas menjadi juara. Berkat fokus, komunikasi, kecepatan untuk merespon dan pemahaman akan tugas masing-masing dalam tim, hasil latihan selama lebih dari bertahun-tahun berwujud nyata kembali.

Tim yang terbentuk sejak 2014 dan pernah juga menjuarai World Rafting Championship 2019 di Tully river, Australia, dengan dayungan indah dan efektifnya, kemudian menyabet emas pada nomor Head to Head dan Slalom.

BACA JUGA  Konsistensi Tanpa Henti: Gribin Volleyball Club Kembali Pasok Talenta ke Skuad Porprov Surabaya

Aceng menuturkan, tim junior asuhannya sudah berlatih dengan sangat keras. Bahkan selama pandemi ini. Menurutnya, kekalahan dalam nomor sprint dipengaruhi banyak faktor.

’’Mulai dari kelelahan karena perjalanan yang panjang, adanya dua anggota baru yang belum berpengalaman turun di kejuaraan dunia dan cuma berkesempatan mengenal jalur sehari jelang kejuaraan,’’ tutur Aceng.

Salah satu anggota tim rafting junior putri Indonesia tersebut adalah Diana Lapanda. ’’Rasanya lega, bangga, seneng banget dan masih gak nyangka dapat mewakili Indonesia dan memenangi kejuaraan ini,” ujar Diana. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.