Gelar Rakerprov, KONi Jatim Bertekad Raih Prestasi Dunia

waktu baca 3 menit
Ketua KONI Jatim M.Nabil saat memberi keterangan pada awak media di sela acara Rakerprov KONI Jatim, Senin (30/5). (Foto: Dwi Arifin-Kempalan.com)

SURABAYA-KEMPALAN: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim secara resmi menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di Hotel Mercure Surabaya, Senin (30/5). Rakerprov ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dan menyiapkan program baru dalam pembinaan prestasi Jatim.

Ketua KONI Jatim M Nabil mengatakan, Rakerprov ini bertajuk “Dari Jawa Timur Untuk Indonesia Menuju Prestasi Dunia”.

“Kita sudah canangkan dari Jawa Timur untuk Indonesia menuju prestasi dunia. Jadi prestasi tidak hanya berhenti di nasional saja, tapi hingga prestasi dunia,” kata Nabil kepada wartawan di sela acara Rakerprov.

Salah satu jenjang yang harus dilakukan adalah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VII 2022, kemudian persiapan Puslatda Jatim proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2022.

“Kita sudah kontribusi 19 emas, 17 perak, dan 14 perunggu di SEA Games Vietnam 2022. Artinya, kita menyumbang 29 persen medali bagi Indonesia. Prestasi di SEA games itu ukuran prestasi nasional. Ini sudah baik namun harus dikembangkan lagi,” ujar Nabil.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Suwarno memberikan aspresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang memiliki perhatian besar terhadap pembinaan olahraga. Alhasil, atlet-atlet Jatim mampu mengukir prestasi gemilang di arena SEA Games 2022, Vietnam.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang sangat peduli dengan pembinaan olahraga, sehingga para atletnya berhasil meraih emas di SEA Games Vietnam,” kata Suwarno.

Secara rinci, ia menyebut kontingen Indonesia menerjunkan 496 atlet dalam SEA Games Vietnam. Dari jumlah tersebut, Jatim menyumbangkan 71 atlet dan DKI Jakarta sebanyak 110. Atlet-atlet Jatim meraih 19 emas, 17 perak, dan 14 perunggu dari total 69 medali emas yang diraih kontingen Merah Putih.

“Khusus Jatim, dari 71 atlet berhasil menyumbangkan 19 emas, 17 perak, dan 14 perunggu. Saya kira itu merupakan kontribusi cukup besar dihadapkan dengan keberadaan kita di SEA Games yang lalu,” ujarnya.

Mantan Pangdam V Brawijaya itu menyebut, ada beberapa dinamika kebijakan pemerintah pusat yang tidak dipahaminya. Kebijakan itu, terkait dengan SEA Games itu hanya dijadikan sasaran antara. Sedangkan sasaran pokoknya adalah Olimpiade. Anehnya, setelah KONI menyiapkan atlet dan dilaporkan ke presiden, lalu presiden yang menentukan target.

“Bapak presiden bilang targetnya kalau tidak nomor dua, ya tiga. Jadi, susah kita. Di satu pihak masyarakat kita melihatnya adalah peringkat berapa, berapa medali. Jadi, antara situasi masyarakat dan keinginan beberapa pimpinan nasional belum sepenuhnya dengan porsi bahwa SEA Games adalah sasaran antara,” paparnya.

Suwarno mencatat ada beberapa sikap yang dilakukan oleh beberapa negara Asia Tenggara di SEA Games Vietnam. Malaysia dan Thailand mengirimkan atlet lapis kedua. Indonesia tidak berani menurunkan atlet lapis kedua, karena khawatir gagal meraih medali.

“Memang ada beberapa bias, karena ada beberapa cabang olahraga yang tidak tahu peta kekuatan di negara-negara kompetitornya. Seperti esports, kickboxing. Tetapi di luar itu, ternyata Vietnam menyimpan kekuatan dengan mengirimkan beberapa atlet di Amerika,” jelasnya.

Atlet Vietnam tersebut, menurut Suwarno, tidak pernah diterjunkan di SEA Games sebelumnya. Begitu Vietnam muncul sebagai tuan rumah SEA Games, kemampuan mereka tidak banyak diketahui oleh Indonesia. Tahu-tahunya mereka merajai.

“Contoh, kita sebetulnya menargetkan emas di cabor atletik nomor maraton. Yang kita perhitungkan atlet Thailand. Tahu-tahunya muncul atlet Vietnam, mengalahkan atlet kita. Ini menjadi perhatian kita agar ke depan bisa meraih prestasi lebih bagus lagi,” ujarnya.

Dengan adanya Rekerprov ini, ia berharap, KONI Jatim dapat menyusun program kerja yang berdampak pada peningkatan prestasi olahraga.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Asisten I Pemprov Jatim Benny Sampirwanto berharap, Rakerprov ini dapat menyinkronkan agenda untuk memajukan Jatim yang unggul.

“Alhamdulillah SEA Games 2022 atlet Jatim membawa pulang banyak medali dan mengharumkan Indonesia di kancah internasional. Semoga dengan Rakerprov ini prestasi Jatim dapat diteruskan,” katanya. (Dwi Arifin)

Editor: DAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *