KEMPALAN: Di bumi manusia adalah satu objek yang amat kompleks, berbagai tekanan dan tuntutan didapatkan semenjak dia dilahirkan ke dunia.
Dalam perjalanan di kehidupannya manusia tidak akan luput dari norma dan nilai yang dianut oleh lingkungan sosialnya. Jika memang benar manusia dikutuk untuk bebas maka seperti apa kebebasan yang manusia dapatkan? apa itu kebebasan? Dan bagaimana caranya manusia meraih kebebasan yang sempurna dalam hidupnya?
Kata “bebas atau kebebasan” telah lama menjadi pembahasan para ahli, baik di bidang moral, hukum maupun di bidang politik. Istilah yang digunakan adalah istilah “liberty’ dan “Freedom”
Sebenarnya ada dua cara untuk menerangkan kebebasan, yakni dengan cara positif yaitu kemampuan manusia untu memilih alternatif tindakan. Dan bila dirumuskan secara negatif, kebebasan moral berarti tidak adanya paksaan atau ancaman dalam melahirkan tindakannya. Dan jika dirumuskan secara negatif, kebebasan moral berarti kemampuan manusia di dalam memilih beberapa alternatif tindakan secara merdeka (artinya tidak dipaksa)
Lalu kapan seseorang disebut bebas secara moral, tentu seseorang dapat dikatakan bebas bila didalam melahirkan pilihannya itu tidak dipaksa atau terpaksa dan tidak pula diancam. Seseorang dapat dikatakan bebas bila di dalam dirinya ada kekuatan untuk bertindak atau tidak bertindak menurut ketentuan kemauan ataupun kehendaknya.
BACA JUGA: Jangan Merasa Paling Suci, Kita juga Melakukan Korupsi
Bila pada kenyataanya, seseorang di dalam melahirkan tindakannya tidak didorong oleh kehendaknya yang bebas, atau dengan kata lain dipaksa atau diancam. Maka tindakannya tersebut tidak dapat dinilai secara moral. Karena tindakan manusia dapat mempunyai arti moral bila tindakan tersebut lahir dengan kehendaknya yang bebas tanpa ada paksaan.
Dalam teologi Islam dikenal aliran Mu’tazilah dan qadariyah keduanya berkeyakinan bahwa Tuhan telah memberikan kebebasan memilih dan bertindak kepada manusia.
Manusia selalu diberi beberpa pilihan oleh Tuhan, dalam hakikatnya manusia bisa memilih apapun yang dia inginkan, namun dengan beberapa konsekuensi yang harus dirinya terima.
Dalam kehidupan, seorang manusia berkomitmen terhadap dirinya sendiri dan menggambarkan potret sendiri. Bahwa manusia hanya merupakan serangkaian usaha dan bahwa dia adalah, organisasi, dan kumpulan relasi-relasi yang membangun usaha-usaha untuk dirinya.
BACA JUGA: Kita Adalah Sampah yang Merusak
Karakter mutlak komitmen bebas, yang dengannya setiap manusia menyadari dirinya sendiri melalui penyadaran akan satu jenis kemanusiaan.
Namun disisi lain manusia mendapati dirinya berada dalam satu situasi sosial yang rumit di mana dia berkomitmen pada dirinya sendiri, melalui pilihan-pilihannya, pada seluruh umat manusia dan dia tidak bisa menghindari tindakan memilih.
Apapun yang dia lakukan, dia tidak bisa menghindari tanggung jawab penuh pada situasinya, dia harus memilih untuk hidup tanpa merujuk pada nilai-nilai apapun yang sudah ditetapkan dalam masyarakat, tetapi akanlah tidak adil jika mendakwanya dengan ketidakteraturan.
BACA JUGA: Aku Ada Maka Aku Merusak
Dalam hidup memanglah kita dikutuk untuk bebas memilih tindakan mana, yang akan kita pilih apakah ingin bertindak di luar norma masyarakat sosial atau mau mengikuti norma yang telah di bangun oleh masyarakat.
Kita berhak memilih namun kembali lagi setiap individu yang bebas membawa tanggungjawab dan harus siap menanggung setiap konsekuensi yang akan diterima oleh individu tersebut.
Dalam kebebasan berarti kita juga menjadi individu yang bertanggungjawab atas diri kita sendiri, dan tindakan kita terhadap lingkungan sosial kita. Tidak semerta-merta bahwa ketika kita sudah diberi kebebasan untuk memilih kita malah melanggar, merampas, dan mengabaikan kebebasan individu lain.
Itulah mengapa saya mengatakan bahwa kita dikutuk untuk bebas karena kita lempar kedunia oleh Tuhan untuk bebas memilih segala tindakan yang akan kita lakukan dikehidupan kita, namun walau kita bebas, saat dilempakan ke dunia, kita menjadi bertanggungjawab atas semua yang kita lakukan. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi