Kamis, 2 Juli 2026, pukul : 23:52 WIB
Surabaya
--°C

Anies Hanya Kalah Kalau Gak Nyapres?

Debat di malam hari, pagi harinya akan menjadi santapan hangat rakyat memperbincangkan ya. Hampir semua pemilih membicarakan hasil depat Capres-cawapres. Di warung bicara hasil debat. Di sawah para petani memperbincangkan. Di kantor, apalagi. Pedagang cendol, bakso dan sayur bertemu di jalan, ngomongin hasil debat. Debat Capres-cawapres akan menjadi perbincangan massal.

Kelima, Anies tipe orang yang detail dan cenderung perfeksionis. Ini akan mempengaruhi kinerja timsesnya dan strategi kemenangan yang dijalankan timses Anies.

Dalam berbagai peristiwa di DKI Jakarta, Anies selalu mampu keluar dari semua penjegalan. Interpelasi, bidikan hukum, provokasi fitnah dan penghinaan, semua mampu dilaluinya. Ini lantaran Anies tipe orang yang cukup perfeksionis. Semua sisi secara detail dihitungnya sebelum dan saat mengambil keputusan. Termasuk mempersiapkan Plan A, B dan C-nya. Dari sini, sulit mengalahkan manusia dengan tipologi perfeksionis seperti Anies. Terlalu matang dalam persiapan dan pekerjaan. Sangat terukur.

BACA JUGA  Semiotika Politik Jokowi Menginjak Kepala

BACA JUGA: Membongkar Manuver Lembaga Survei

13 pulau Reklamasi distop dan 4 pulau reklamasi disegel, kemudian diambil 65 persennya oleh Pemprov DKI, siapa yang bisa menghalangi? Ini proyek raksasa yang melibatkan pengusaha super besar serta pejabat raksasa. Mengapa Anies sukses segel proyek raksasa ini? Karena Anies selalu bekerja secara terukur. Ia tak akan melakukan sesuatu yang potensi kalahnya besar.

Inilah syarat-syarat rasional untuk memenangkan kontestasi di 2024.

Ini tak berarti membuat timses dan relawan Anies lega dan merasa menang. Tidak ada kemenangan tanpa kerja keras, serius dan terukur. Dan Anies tipe orang yang selalu kerja keras, serius dan terukur.

Dari potensi dan situasi politik yang ada, maka tidak terlalu berlebihan jika ada yang mengatakan bahwa Anies hanya kalah jika tidak nyapres. Karena itu, mereka yang kemungkinan menjadi lawan akan berupaya menjegal Anies dan menghalanginya supaya Anies gagal nyapres. Dan upaya ini berupaya terus dilakukan.

BACA JUGA  Dedi Mulyadi Akan Tumbangkan Prabowo?

Di sisi lain, keadaan ini akan dimanfaatkan oleh sejumlah partai yang ingin di pemilu 2024 menjadi penenang. Mereka akan mengusung kandidat yang peluangnya menang sangat besar. Dan mereka mengincar Anies. Ini juga sedang dilakukan.

Dalam dunia marketing, sesuatu yang bagus akan selalu menjadi rebutan. Dimanapun, emas akan selalu diburu.

Parpol butuh dua hal yaitu coat tail effect dan calon yang menang. Dua kebutuhan parpol ini tidak akan bisa dinego dan dibeli oleh siapapun dan dengan apapun. Kecuali parpol yang teramat miskin dan sedang dalam keadaan frustrasi. (*)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.