Minggu, 31 Mei 2026, pukul : 06:13 WIB
Surabaya
--°C

Bupati Tubaba: Gelar Kehormatan Ini Belum Bisa Membalas Kebaikan Pak Anies

LAMPUNG–KEMPALAN: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Penyeimbang Adat Marga Empat (Marga Pak) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, memberikan gelar kehormatan “Tuan Penata Negara” kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Minggu, 8 Mei 2022.

Gelar kehormatan ini sebagai tanda terima kasih masyarakat dan Pemkab Tubaba atas kebaikan yang ditanam oleh Anies selama ini, terutama di sektor pendidikan dengan program Indonesia Mengajar yang banyak menginspirasi masyarakat Tubaba.

“Kebaikan harus dibalas dengan kebaikan. Gelar kehormatan ini belum bisa membalas kebaikan yang Pak Anies telah berikan kepada masyarakat Tubaba,” ujar Bupati Tubaba, Lampung Umar Ahmad.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang pemberian gelar kehormatan masyarakat Tubaba tersebut, berikut wawancara dengan Bupati Tubaba Umar Ahmad:

KBA: Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menerima gelar kehormatan “Tuan Penata Negara” dari Pemerintah Daerah dan Penyeimbang Adat Marga Empat (Marga Pak) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung. Pak Bupati ikut menyaksikannya. Bisa cerita sedikit ihwal itu kenapa dianugerahkan ke Pak Anies?

Bupati: (Ini) 12 tahun perjalanan Tubaba dan Pak Anies. Di usia Tubaba 1 tahun (2010), Pak Anies datang ke Tubaba, mengutus anak-anak muda terbaik bangsa ini untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat membangun model pendidikan, kami percaya dan menerimanya.

KBA: Lalu?

Bupati: Kemudian tahun 2015 Pak Anies kembali ke Tubaba, program Indonesia Mengajar berakhir. Dan  kami tetap teguh meneruskan program yang baik itu, dengan menggagas program Tubaba cerdas.

KBA: Hasilnya?

Bupati: Dari program ini lahir guru penggerak. Pak Anies telah menanam kebaikan di Tubaba.  Bagi kami kebaikan harus dibalas kebaikan. Kami sepakat anugerah gelar kehormatan untuk Pak Anies. Walaupun kami juga sadar kehormatan ini belum membalas kebaikan yang telah ditanam Pak Anies.

BACA JUGA  Cara Elegan DPC PDI Perjuangan Gresik Antar Keberkahan Iduladha ke Pintu Rumah Warga

KBA: Anies dalam momen tadi menaiki kereta kencana berkepala Burung Garuda dan disambut arak-arakan masyarakat menuju rumah adat Sesat Agung Bumi Gayo. Luar biasa sambutan para tokoh adat, tokoh masyarakat dan kalangan Pemkab dan publik luas ya, pak…?

Bupati: Beliau menaiki Rato. Rato adalah kendaraan adat yang digunakan untuk mengambil gelar dalam adat istiadat Lampung.

KBA: Rumah Adat Sesat Agung Bumi Gayo, bisa diceritakan sedikit, pak?

Bupati: Sesat Agung, balai pertemuan yang digunakan oleh masyarakat untuk berbagai aktifitas, upacara perkawinan, rapat-rapat adat.

KBA: Anies tadi juga mendoakan Anda, tampaknya hubungan Pak Umar dan Pak Anies cukup dekat ya?

Bupati: Kami saling mendoakan, untuk hal kebaikan, pertemuan yang tidak mungkin tanpa hikmah dan sebab. Maka doa-doa terbaiklah yang pantas untuk kami ucap di momentum seperti itu.

KBA:  Tampaknya,  adanya sejarah dan narasi kuat ini yang melatari, prosesi anugerah gelar kehormatan  ini berjalan begitu khidmat, meriah, dan sarat makna. Begitu ya, pak?

Bupati: Betul sekali.

KBA: Pertemuan Pak Umar dan Pak Anies kental suasana nostalgik juga jadinya ya?

Bupati: Beliau selalu menginspirasi. Kami sama-sama percaya bahwa pendidikan adalah jalan kemajuan.

KBA: Kami  sering menonton video liputan media dan youtuber ihwal sambutan dahsyat masyarakat di pelbagai daerah kepada Anies. Tapi kali ini di Lampung, tampak begitu istimewa karena ada prosesi adat selain perangkat pakaian adat lengkap. Persiapan lama sepertinya, pak?

BACA JUGA  Iduladha 1447 H: Unesa Putar Balik Tradisi Kurban, Prioritas Mutlak Wong Cilik dan Mahasiswa Rantau

Bupati: Kami tahu Pak Anies akan ke Tubaba satu hari sebelumnya (kepastiannya). Bahwa beliau akan ke Tubaba sudah lama direncanakan.  Lampung punya prinsip Anggum di tamu, kami memberikan yang terbaik buat Pak Anies. Anggum itu prinsip hidup, menghormati menghargai tamu.

KBA: Gubernur Anies kan baru saja ulang tahun, apa doa dan harapan Pak Umar buat Pak Anies, jika dirangkai dalam satu-dua kalimat?

Bupati: Serbat bana bubur, kerbau janggut sapi, setapak jangan mundur pantangan laki-laki. Sehat selamat dan amanah. Bersiap untuk tugas selanjutnya.

KBA: Selain acara  dan prosesi anugerah tadi, apakah ada agenda lain dari Pemkab buat beliau?

Bupati: Tadi beliau menabur bibit ikan, dan menanam pohon di kampus yang baru saja berdiri di Tubaba.

KBA: Nama dan lokasi kampusnya?

Bupati: Kampus Politeknik Agro Teknologi, Kota Budaya Uluan Nughik, Panaragan Jaya, Kab. Tulang Bawang Barat, Lampung.

KBA: Ada harapan lain kah?

Bupati: Semoga beliau bisa mengunjungi Tubaba kembali dalam tugas-tugas yang lain.

KBA: Terakhir, oh iya, tadi di video youtuber saya sempat mendengar teriakan masyarakat, “Anies Presiden”. Pak Umar ada mendengar suara spontan itu juga?

Bupati: Saya mendengar, mungkin mereka mengagumi Pak Anies. (kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.