SAITAMA-KEMPALAN: Tidak akan ada nama Marc Marquez dalam Grand Prix Argentina yang akan berlangsung pada akhir pekan ini (4/3). Insiden kecelakaan hebat yang dialaminya dalam Grand Prix Indonesia (20/3) di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, 10 hari lalu, sudah membuat Marquez harus minggir dulu dari balapan.
Marquez dipastikan akan absen dalam balapan yang berlangsung di Autodromo Termas de Rio Hondo, Santiago del Estero, Argentina itu. Sebagai opsi pebalap pengganti Marquez, Repsol Honda Team pun sudah menugasi Stefan Bradl.
BACA JUGA: Karir The Baby Alien di MotoGP Terancam Berakhir Musim Ini
Dalam tim Repsol Honda Team, nama Bradl sudah tidak asing lagi. Bradl sudah lama dikenal sebagai rider penguji. Pada musim lalu, Bradl bahkan sudah lima kali turun balapan. Sayangnya, dia selalu finis di posisi 11 ke atas.
Meskipun begitu, Bradl pun konfiden bisa menggantikan tugas Marquez sebagai pebalap Repsol Honda Team bersama Pol Espargaro. ’’Yang terpenting adalah mengirimkan sesuatu yang terbaik bagi Marc dan berharap dia segera senbuh,’’ tutur Bradl.
BACA JUGA: Marc Marquez Gegar Otak, Diganti Pembalap Penguji HRC
Statusnya sebagai pembalap penguji, membuat Bradl sudah tidak asing lagi dengan lesatan motor Honda RC213V. Apalagi selama tes pramusim lalu dia juga terlibat dalam pengujian motor baru milik pabrikan yang bermarkas di Saitama, Jepang, tersebut.
Ketika dalam tes pramusim MotoGP 2022 di Sepang International Circuit, Sepang, ataupun di Pertamina Mandalika International Street Circuit, dia selalu ikut. Akan tetapi, menurut Bradl, atmosfer balapan saat tes pramusim tak akan sama seperti ketika dia di sesi balapan.
BACA JUGA: Terjatuh Dua Kali dalam Tes Pramusim di Sepang, Marquez Waswas Dengan MotoGP Musim Ini
Apalagi dalam sesi balapan hari Minggu. ’’Situasinya pun akan benar-benar berbeda,’’ tambah pebalap yang berusia 32 tahun tersebut. Selain sudah pernah mengendalikan motor Honda RC213V yang gagal dikendalikan Marquez di dalam seri MotoGP di Mandalika dua pekan lalu, Bradl pun juga mempunyai memori bagus saat bertarung di Rio Hondo.
’’Aku punya beberapa memori yang bagus selama balapan di Argentina. Aku pernah berada di posisi kelima di musim 2014 dan peringkat ketujuh ketika aku kali terakhir membalap di Termas pada 2016,’’ lanjut pebalap yang berkebangsaan Jerman itu. (Reuters, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi