Minggu, 31 Mei 2026, pukul : 01:00 WIB
Surabaya
--°C

Azerbaijan dan Indonesia Rayakan 30 Tahun Hubungan Diplomatik

Oleh Intigam Huseynov

Sekretaris II Kedutaan Besar Republik Azerbaijan untuk Republik Indonesia

KEMPALAN: Setelah pemulihan kemerdekaan pada tanggal 18 Oktober 1991, Azerbaijan mulai menempatkan kepentingan yang signifikan untuk membangun hubungan yang kuat dengan PBB dan semua anggotanya. Indonesia mengakui kemerdekaan Republik Azerbaijan pada tanggal 28 Desember 1991, dan hubungan diplomatik antara kedua negara terjalin sembilan bulan kemudian, yakni pada tanggal 24 September 1992. Pada tanggal 1 Februari 2006, Kedutaan Besar Republik Azerbaijan didirikan di Jakarta, yang merupakan kedutaan Azerbaijan pertama di Asia Tenggara. Pada tanggal 2 Desember 2010, Kedutaan Besar Republik Indonesia dibuka di Baku. Tahun ini, kedua negara bersaudara tersebut merayakan 30 tahun terjalinnya hubungan diplomatik.

Kami dengan penuh keyakinan menyatakan bahwa selama 30 tahun ini, khususnya, di bawah kepemimpinan Yang Mulia Bapak Ilham Aliyev dan Yang Mulia Bapak Joko Widodo, Azerbaijan dan Indonesia memiliki hubungan kerjasama yang kuat dan terpercaya di bidang politik, ekonomi, budaya, kemanusiaan dan banyak bidang lainnya, termasuk dukungan politik timbal balik yang sudah lama terjalin di organisasi internasional seperti PBB, OKI dan GNB. Hubungan bilateral yang luas antara dua negara berkembang di banyak bidang. Kedua belah pihak saling mempromosikan investasi dan perdagangan, kerja sama di sektor pariwisata, dan bidang – bidang lainnya terkait ekonomi.

BACA JUGA  Dari Mana Asal Mula NPD?

Kedua negara juga saling mengakui dan mendukung integritas teritorial dan kedaulatan mereka dalam batas-batas yang diakui secara internasional. Indonesia adalah salah satu negara yang paling keras mengutuk agresi militer Armenia terhadap Azerbaijan. Indonesia selalu menyatakan dukungan penuhnya terhadap penyelesaian konflik secara damai berdasarkan norma-norma dan prinsip-prinsip hukum internasional dan masing-masing Resolusi PBB (822, 853, 874, 884) yang diadopsi pada tahun 1993. Lebih lanjut, Azerbaijan menyambut baik dan menghargai atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia dalam Dewan Keamanan PBB, serta Pernyataan yang dibuat oleh Kementerian Luar Negeri dan Parlemen Indonesia selama Perang Karabakh Kedua.

Bersamaan dengan itu, baik Azerbaijan maupun Indonesia seringkali saling memberikan dukungan tanpa syarat kepada pencalonan dan inisiatif satu sama lain di dalam organisasi-organisasi internasional. Indonesia salah satu negara pertama yang mendukung inisiatif Presiden Ilham Aliyev untuk menyelenggarakan sidang online khusus Majelis Umum PBB tentang Covid-19 di tingkat kepala negara dan pemerintahan.

BACA JUGA  NPD Sulit Akui Kesalahan

Azerbaijan juga selalu memberikan bantuan kemanusiaan kepada Indonesia apabila terdapat musibah bencana alam. Bersamaan dengan itu, Azerbaijan juga berbagi pengalaman mengenai berdirinya merek dalam negeri, yang disebut “ASAN Service” dengan Indonesia, yang merupakan sistem “One Stop Shop” untuk semua layanan publik di bawah satu atap.

Kedua negara sangat…

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.