LUMAJANG-KEMPALAN: Desa Wisata Sumber Mujur, Kabupaten Lumajang, diyakini memiliki potensi besar dalam sektor wisata. Di kawasan desa tersebut terletak beberapa tempat wisata sangat indah yang mampu menarik wisatawan, sehingga datangnya wisatawan tersebut dapat menopang perekonomian masyarakat lokal.
Salah satunya, tergeraknya banyak usaha masyarakat di sana, seperti kopi, batik, kerajinan bambu, dan masih banyak lagi.
Hal itu disampaikan Eko Supriyanto, Sekretaris Desa Sumber Mujur. Dia mengatakan bahwa banyak sekali potensi yang ada di desa tersebut. Sayangnya, beberapa tahun terakhir ini pandemi Covid-19 telah meredupkan tempat wisata yang ada di sana. Termasuk meredupkan perekonomian masyarakat lokal.
“Keadaan mulai berbeda semenjak Covid-19 datang. Dahulu tempat kami sangat ramai wisatawan. Terkadang saya juga sesekali mampir karena memang tempatnya selalu ramai. Hingga saat ini, hutan bambu salah satunya, kurang bisa mengoptimalkan potensinya karena terkena dampak,” ungkap Eko Supriyanto.
Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) merupakan salah satu program dari Lembaga Pengabdian dan Penelitian Masyarakat(LPPM) yang di gelar Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Setelah melakukan Survey beberapa hari di Desa Sumber Mujur, mahasiswa UPN KKN-T Kelompok 127 menawarkan beberapa konsep yang dikemas dalam program kerja selama kurang lebih empat bulan.
“Salah satu program kerja Kelompok 127, yaitu meningkatkan branding dari profil tempat wisata tersebut. Branding itu diharapkan dapat menonjolkan kembali tempat wisata di Desa Sumber Mujur melalui media sosial, website yang akan dibuat agar masyarakat mampu melihat bagaimana manajemen pengelolaan wisata berjalan, yang juga berkerja sama dengan masyarakat lokal,” terang Dheo Irfandany, salah satu mahasiswa UPN KKN-T Kelompok 127.
Selain itu, program kerja kelompok 127 juga mengajak anak-anak yang bertempat tinggal di desa untuk ikut sosialisasi bersama dan menanam vertikultur. Sebab, selain wisata, sektor pertanian juga tidak kalah besar potensinya.
Selain itu, lanjut Dheo, masih banyak program kerja Kelompok 127 yang tawarkan kepada pihak desa. Harapannya, program kerja tersebut mampu meningkatkan kembali potensi wisata Desa Sumber Mujur yang sedikit redup akibat Covid-19. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi