Atas nama Pemprov DKI Jakarta mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek ke-2573 Kongzili bagi seluruh warga Jakarta yang merayakan,” tulis Anies Baswedan sebagai status teks unggahan di akun Instagram terverifikasinya, Selasa (1/2)
Begitu juga ketika dilaksanakan perayaan Nyepi 3 Maret 2022, Anies mampu menghadirkan harmoni yang damai dan membuat tenangnya Umat Hindu merayakan hari rayanya.
Anies menyampaikan: “Dalam kesempatan ini kami mengucapkan selamat melaksanakan Hari Raya Nyepi tahun Saka 1944. Pada siang hari ini saya berkesempatan untuk hadir dalam upacara Tawur Agung Kesanga dan sebagai bentuk rasa hormat kami kepada umat Hindu di Jakarta,” ujarnya.
“Atas nama Pemprov DKI Jakarta kami mengucapkan selamat merayakan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944,” kata Anies, Gubernur DKI Jakarta
“Semoga dengan semangat Tat Twam Asi kita mampu menjaga dan memperkuat persatuan sesama anak bangsa, dalam rangka mewujudkan cita-cita bernegara, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” lanjutnya.
Nah, begitulah Anies memperlakukan semua warganya tanpa membedakan. Anies tahu betul bagaimana menghadirkan Perdamaian. Menurut Anies perdamaian tanpa keadilan pasti tidak akan pernah terwujud. Maka hal utama yang dilakukan Anies dalam memimpin Jakarta adalah menghadirkan keadilan.
Mengutip pernyataan Irma Chaniago dari Partai Nasdem, Salah besar kalau mengatakan Anies penganut politik identitas, Anies bukanlah tokoh penganut politik identitas. Pernyataan Irma bisa dimaknai bahwa Anies adalah tokoh yang inklusif, toleran dan terbuka.
Sosok inklusif, sosok terbuka dan sosok toleran yang dimiliki oleh Anies adalah sosok yang dibutuhkan disaat Indonesia mengalami krisis persatuan dan keadilan. Kita butuh tokoh yang mampu mendamaikan dan merajut persatuan.
Semoga saja Indonesia bersama Anies di 2024 semakin damai, adil, dan sejahtera. (*)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi