“Alasan kenapa suka minum alkohol pas gigs, hmmm lebih menghargai sebuah perayaan. Bisa saling bertukar minuman dan memperbanyak pertemanan aja sih.”
“Aku sih bukan peminum ya jadi aku ikut asyik dan coba ikut nimbrung aja sama mereka, dan mereka menghargai aku juga kok, gak maksa asyik deh”
Bicara soal musik, bukan hanya tentang bebunyian dari gabungan beberapa harmonisasi tangga nada saja. Lebih dari itu, musik adalah wadah, wadah untuk apa dan kenapa? Sebab, orang-orang juga dipertemukan oleh musik.
Contoh besarnya adalah ketika kita mengunjungi suatu gigs atau konser musik, disana kita akan melihat interaksi dari banyak orang dengan latar belakang yang berbeda dan mulai menjalin jejaring.

Tidak mesti menjadi musisi terlebih dahulu untuk mencintai musik setiap orang memiliki hak untuk cinta terhadap musik.
BACA JUGA: Ayam Panggang Pak No, Wisata Kuliner Legendaris Kota Malang
Balik lagi kita tidak dapat menggeneralisir bahwa setiap orang yang melihat konser musik atau gigs itu melakukan budaya minum, dan budaya itu tidak bisa dibenarkan juga. Namun pada kenyataannya konser musik atau gigs selalu saja di hiasi dengan budaya minum tersebut.
Kita berhak memilih untuk ikut atau tidak pada setiap budaya yang ada di dalam konser musik atau gigs tersebut. Yang terpenting kita dapat menikmati musik dengan cara kita masing-masing dan tentunya bisa saling mengharagai satu sama lain.
Budaya minum pada saat melihat konser musik atau gigs juga harus dengan bertanggung jawab, dan sadar. Jika tidak demikian budaya minum ini akan menjadi malapetaka bagi diri kita sendiri.
Nge-gigs boleh, Minum mikir dulu, deh. Kalau masih norak dan suka bikin rusuh saat minum lebih baik jangan ya.
Nikmati dan rayakanlah musik dengan caramu masing-masing dan berbahagialah di dalamnya, serta carilah persaudaraan di sana. (Mochamad Alfaizi)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi