Rabu, 6 Mei 2026, pukul : 05:50 WIB
Surabaya
--°C

Risco dan Mimpi-Mimpi Tangan Kanan Kak Mei

JAKARTA-KEMPALAN: Siapakah pelatih tim bola voli putri paling top dalam sejarah Proliga selama ini? Tentu jawabannya adalah Tian Mei. Sosok Kak Mei (begitu dia biasa dipanggil) jadi sosok yang sudah mempersembahkan empat gelar juara bagi tim putri Jakarta Elektric PLN.

Bersama Kak Mei, PLN memenangi Proliga 2011, 2015, 2016, dan 2017. Prestasinya di Proliga hanya bisa disamai Huang Mian Cheng yang juga mampu memenangi empat gelar juara di ajang turnamen bola voli paling bergengsi Indonesia tersebut. Yaitu pada 2006, 2007, 2008, dan 2010.

Sebagai sosok yang sudah pernah duduk di samping Tian Mei di Proliga, Risco Herlambang pun memendam impian yang sama seperti seniornya tersebut. Memenangi Proliga bersama tim putri PLN.

Risco Herlambang (kanan) bersama Wali Kota Bandung Oded M Danial (kiri) dalam penyerahan reward medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. (Foto: Pikiran Rakyat)

Dalam Proliga 2022 ini, Risco pun mengikuti jejak Kak Mei. Duduk di kursi pelatih Elektric PLN. Seperti ketika dia ikut merasakan pesta juara Proliga semasa masih jadi tangan kanan Kak Mei, Risco pun kini ingin merasakannya sebagai pelatih kepala.

Apalagi, reputasinya sebagai pelatih pun bukan sekadar sosok tangan kanan, alias asisten pelatih. Risco sudah mampu back to back mengantar tim bola voli Jabar memenangi medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Di bawah asuhan  Risco, tim bola voli putri Jabar mampu memenangi medali emas dalam PON XIX Jabar 2016 dan PON XX Papua 2021. Sekarang, gliran tim bola voli putri Elektrick PLN di ajang Proliga 2022.

’’Kebetulan juga, saya di sini (Elektric PLN) bukan sosok yang baru lagi karena pada 2015 saya pun ikut merasakan indahnya memenangi gelar juara (Proliga),’’ ungkap Risco. ’’Jadi, saya akan berikan yang terbaik untuk menjadi yang terbaik,’’ sambung Risco.

’’Semua tim kalau ditanya soal juara, pasti mau-mau saja jadi juara. Tetapi, (Proliga) ini kan baru masuk hari Jumat. Jadi, kami takkan memikirkan juara terlebih dahulu. Kami fokus step by step. Target lolos final four dulu, setelah itu baru memikirkan caranya untuk mengambil juara,’’ bebernya. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.