Terlebih lagi, kata dia, ketika Resolusi Jihad diserukan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, kala itu para ulama dan kyai berkumpul di Kota Surabaya. Bahkan seluruh warga dari berbagai etnis, suku bangsa dan agama berjuang bersama di Surabaya untuk mempertahankan Kemerdekaan Indonesia pada pertempuran 10 November 1945.
“Saya berharap, Muktamar (NU) yang ke 35, yang satu abad besok ini bisa dilakukan di Surabaya. Insya Allah kita akan melihat bahwa Nahdlatul Ulama, Resolusi Jihadnya di Surabaya, kantor PBNU pernah di Surabaya dan Muktamar juga pernah dilakukan di Surabaya,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Koordinator Forkom Jurnalis Nahdliyin, Muhamad Didi Rosadi menambahkan, setiap tahun FJN memberikan penilaian kepada tokoh-tokoh muda Nahdliyin yang dianggap bisa memberikan inspirasi kepada anak-anak muda NU. “Di tahun 2021 ini ada 12 nama yang kami tetapkan sebagai Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2021. Salah satunya Mas Eri Cahyadi,” kata jurnalis yang akrab disapa Diday ini.
Tentu saja dalam pemberian penghargaan tersebut, kata Diday, FJN sendiri memiliki beberapa parameter yang menjadi dasar untuk penilaian. Di antaranya, berusia muda, berasal dari kalangan Nahdliyin atau NU dan juga memiliki kedekatan dengan para ulama NU.
“Kalau Mas Eri kan (usia) masih di bawah 45, kami anggap masih kriteria anak muda, terus NU. Kita sudah melakukan riset, dan Mas Eri sendiri tidak diragukan lagi ke-NU-annya, karena beliau juga masih keluarga Pondok Ndresmo (Sidosermo),” katanya.
Di samping berasal dari keluarga Pondok Ndresmo, Diday menyebut bahwa program yang digagas Wali Kota Eri juga banyak menyasar kepada warga Nahdliyin. Karena itu, pihaknya meyakini, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini dapat menjadi contoh bagi anak-anak muda yang lain.
“Kita melihatnya Mas Eri itu milenial, ganteng, terus bisa ngaji, juga kita melihat amaliah-nya juga amaliah NU. Karena itu bisa menginspirasi anak muda yang lainnya, karena hari ini anak muda itu butuh contoh. Nah, kami melihat Mas Eri bisa menjadi contoh buat anak-anak muda yang lain,” pungkasnya. (Dwi Arifin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi