Sabtu, 27 Juni 2026, pukul : 23:39 WIB
Surabaya
--°C

Ternyata, Seperti Ini Lho Chemistry Antara Praveen Jordan – Melati Daeva Oktavianti

NUSA DUA-KEMPALAN: Di antara pebulutangkis-pebulutangkis Indonesia yang tampil di ajang Indonesia Badminton Festival di Nusa Dua, pasangan ganda campuran Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti yang paling banyak menuai sorotan.

Maklum, sepanjang 2021 ini belum satu pun gelar juara yang didapatkan pasangan berperingkat kelima dunia itu. Hanya dua kali, keduanya mentok sebagai finalis. Yaitu pada Thailand Terbuka (12 – 17 Januari) dan ajang Hylo Terbuka 2021 (2 – 7 November).

Dalam turnameen Indonesia Terbuka 2021 ini Praveen/Melati gagal melangkah ke fase perempat final. Ambisi pasangan ini digagalkan ganda campuran Denmark Mahias Christiansen/Alexandra Boje 21-23, 14-21 di Babak 16 Besar.

Meski begitu, pasangan ini pun masih berhak mendapatkan tiket lolos ke ajang BWF World Tour Finals 2021 yang berlangsung di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Badung, Bali, 1 – 5 Desember mendatang.

BACA JUGA  Persebaya dan Mayapada Hospital Surabaya Bangun Ekosistem Sports Medicine Terintegrasi Pertama di Indonesia

Prestasi yang didapatkan di tengah cibiran kepada pasangan ini. Termasuk indikasi komunikasi di antara keduanya pecah karena ada masalah pribadi di balik performa jeblok Praveen/Melati di ajang resmi.

Pelatih ganda campuran PP PBSI Nova Widianto pun membeberkan komunikasi yang terbangun di antara Praveen – Melati. Termasuk dengan kebiasaan Praveen yang marah-marah kepada Meli (sapaan akrab Melati) saat pertandingan. ’’Praveen jadi emosi saat melihat Meli mainnya seperti itu,’’ sebut Nova.

Hanya, disebut Nova, Melati lebih menyukai Praveen yang memarah-marahinya ketimbang pada saat dia melihat Praveen yang diam saja. ’’Nggak apa-apa Praveen jadi sering marah-marah, asal jangan sampai didiamkan,’’ tambah Nova.

Marahnya Praveen itu, lanjut Nova, mampu direspons dengan bagus oleh Melati. Sikap Melati di saat setelah ditegur Praveen pun biasa-biasa saja. ’’Berubah belum tentu hasilnya bagus,’’ klaim Nova.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Minta KONI Jatim Perkuat Pembinaan Atlet Usia Dini

Menurut analisis Nova, faktor jebloknya konfidensi Melati disebabkan dari Melati sendiri. ’’Di samping performanya sudah agak menurun termasuk faktor kekuatan fisik, tetapi faktor kepercayaan diri yang paling besar efek di baliknya,’’ tutur Nova.

Nova pun memberikan satu pesan kepada pasangan ganda campuran terbaik Indomesia ini. Termasuk untuk meraih gelar juara ketika bertanding dalam ajang-ajang berikutnya ’’Balikkan dulu kepercayaan diri kalian,’’ begitulah pesan yang diungkapkan oleh peraih medali perak Olimpiade 2008 Beijing tersebut. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.