Yamaha Rilis Motor Spesial R1 GYTR VR46 Untuk Rossi
MILAN-KEMPALAN: Nama Yamaha tidak bisa dipisahkan jauh-jauh dari Valentino Rossi. Di balik 21 tahun karirnya dalam dunia balap motor MotoGP, 16 tahun di antaranya dia habiskan di pabrikan motor dari Jepang tersebut.
Empat dari tujuh gelar juara dunia MotoGP pun Rossi jalani dengan memperkuat tim pabrikan Yamaha. Dua kali bersama Guloises Yamaha Team dan dua lainnya Fiat Yamaha Team. Bahkan, dia pun menutup karirnya sebagai pembalap MotoGP dengan menunggangi Yamaha YZR-M1.
Makanya, sebagai pihak yang berperan besar dalam mengiringi karir sensasional Rossi di dunia MotoGP, Yamaha pun memberikan kado spesial bagi Messi selang 11 hari setelah perpisahannya di Circuit Ricardo Tormo, Valencia.
Motor Yamaha R1 GYTR VR46 itu diperkenalkan Yamaha dalam acara pameran otomotif yang berlangsung di Milan, bertajuk EICMA 2021. Motor tersebut dirancang dengan spesifikasi unik dan kental dengan aroma Vale (sapaan akrab Rossi).
Sebagai contoh livery-nya. Livery ini ternyata diproduksi khusus oleh Aldo Drudi, desainer helm yang juga teman lama Rossi.

Begitu pula suku cadang dan fitur-fitur unik di dalamnya yang merupakan hasil pengembangan langsung dari WorldSBK Yamaha. Hadiah istimewa ini bisa segera dinikmati legenda Tavullia di Sirkuit Misano.
R1 GYTR VR46 itu pun langsung diberikan kepada The Doctor (julukan Rossi) dalam sebuah event yang bertajuk “One More Lap”. Ini kali pertama Rossi menghadiri acara tribute yang digelar pihak Yamaha setelah pensiun.
Rossi pun berandai-andai dia bisa mengendarai R1 GYTR VR46 tersebut dalam balapan resmi. Tentu tidak di MotoGP karena dia sudah pensiun. ’’Saya ingin memenangkan gelar juara dunia lagi. Akan lebih bagus jika saya bisa mencapai 10 gelar lagi,’’ ungkap Rossi.
“Hadiah” motor R1 GYTR VR46 ini pun sudah membuat Rossi jadi ingin kembali membalap di sirkuit lagi. ’’Sulit menjalani hari Minggu tanpa merasakan kompetisi (balapan) lagi. Tapi, tidak ada jalan untuk kembali sekarang. Saya tentunya akan merindukan pelukan semua penggemar,’’ sambung Rossi. (Yunita Mega Pratiwi)









