Menu

Mode Gelap

Kempalpagi · 21 Nov 2021 08:57 WIB ·

Salt Bae


					Salt Bae Perbesar

KEMPALAN: Di Turki ada Nusret Gokce, seorang tukang daging protolan sekolah menengah yang bernasib baik karena kerja keras, dan sekarang menjadi tukang masak paling terkenal di dunia. Restorannya tersebar di kota-kota besar dunia, dan dia dinobatkan menjadi celebrity chef paling kondang sejagat.

Tukang daging itu lebih dikenal dengan nama populernya Salt Bae. Si Nusret Gokce yang miskin dan tidak berpendidikan sekarang menjelma menjadi celebrity chef internasional papan atas dengan gaya hidup jetset ala para sultan super tajir Hollywood.

Instagramnya diikuti oleh 40 juta pengikut. Gaya hidupnya supermewah dan bepergian ke luar negeri dengan pesawat pribadi. Pelanggannya adalah selebritas superstar di seluruh dunia, mulai dari bintang Hollywood sampai bintang-bintang sepakbola Eropa. David Beckham, Leonardo DiCaprio dan Naomi Campbell adalah pelanggan setia Salt Bae.

Resep masakan yang menjadi andalan Salt Bae adalah daging panggang atau lebih dikenal sebagai steak. Pengalamannya puluhan tahun sebagai tukang daging membuat Salt Bae bisa memilih daging berkualitas dan menyajikannya menjadi menu yang nikmat.

Tapi, bukan resep dan rasa daging panggang itu yang membuat Salt Bae meroket namanya di seluruh dunia, melainkan gayanya dalam memasak yang khas dan ikonik. Setiap kali mengolah makanan, Salt Bae selalu bergaya secara teatrikal. Ia mengeluarkan daging dari freezer, memilih daging, memotongnya, lalu menaruhnya di atas pemanggang. Semua dilakukan dengan gaya koreografi yang khas.

Gaya ini menjadi ciri khas Salt Bae yang dikenal dan digemari puluhan juta orang di seluruh dunia. Salah satu ciri ikoniknya adalah gayanya ketika menaburkan garam ke atas daging. Salt Bae akan menjumput garam lalu menekuk tangannya ke atas dengan gaya gemulai lalu menaburkannya garam itu ke atas daging.

Bagi kita di Indonesia gaya jumputan garam ala Salt Bae ini lebih mirip gaya Tessy, pelawak Srimulat yang suka bergaya melambai. Tapi, bagi para penggemar kuliner di dunia gaya tabur jumputan garam gemulai ala Salt Bae itu dianggap baru dan sangat menarik.

Makan di resto Nusr-Et milik Salt Bae tentu bukan sekadar makan tapi pamer gaya hidup. Menu yang paling banyak dicari adalah daging panggang yang dibungkus dengan daun bertabur emas murni 24 karat yang bisa dimakan bersamaan dengan dagingnya. Harga menu spesial ini dipatok sampai USD 2000 atau sekitar Rp28 juta.

Kalau Anda mau mendapat layanan khusus dari Salt Bae secara private dining Anda harus rela merogoh kocek ratusan juta rupiah. Tidak heran kalau Salt Bae sekarang menjadi kaya raya dan menjadi triliuner dadakan.

Makan di resto Salt Bae menjadi life style para crazy rich Indonesia. Banyak orang Indonesia yang sudah menjajal menu di resto itu dan memamerkannya di akun media sosialnya. Raffi Ahmad sudah pernah menjajal menu Salt Bae, demikian juga Nikita Mirzani yang kemudian pamer di akun media sosialnya.

Bagi para selebritas sultan itu makan dengan biaya ratusan juta adalah hal biasa. Bagi kebanyakan rakyat Indonesia makan cukup lima ribu rupiah dengan nasi kucing. Atau kalau mau pamer di akun medsos cukup jajan roti goreng odading yang diviralkan Ade Londok.

Salt Bae juga suka memamerkan pelanggannya di akun Facebook dan Instagram miliknya. Dia memamerkan Mesut Ozil dan Roger Federer yang mampir ke restorannya. Banyak selebritas lain yang gambarnya dipajang oleh Salt Bae sebagai promosi.

Tetapi, tidak semua orang rupanya senang fotonya dipamerkan Salt Bae di media sosial. Setidaknya ada seorang menteri dari Vietnam yang gusar karena fotonya diunggah di akun medsos milik Salt Bae. Rupanya sang menteri malu karena ketahuan makan di restoran mewah, padahal di negaranya yang komunis semua orang seharusnya makan sama rasa sama harga.

Salt Bae mengunggah video dirinya memasak untuk Menteri Keamanan Publik Vietnam, To Lam, dengan steak berselimut daun emas di restorannya Nusr-Et di London. Gambar makan malam dengan menu emas itu menyebabkan kegemparan publik baik secara online maupun offline di Vietnam.

Publik mempertanyakan…

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Sugali

4 Desember 2021 - 09:17 WIB

Reuni

3 Desember 2021 - 09:37 WIB

Dudung

2 Desember 2021 - 09:20 WIB

Ballon d’Or

1 Desember 2021 - 09:14 WIB

Mimpi

30 November 2021 - 09:56 WIB

Mati Ketawa ala Fadli Zon

29 November 2021 - 09:57 WIB

Trending di Kempalpagi