TOKYO-KEMPALAN: Partai pemimpin di Jepang beserta koalisinya telah menyetujui adanya kebijakan untuk memberikan voucher sebesar 100 Ribu Yen atau sekitar 12,5 Juta Rupiah ke anak-anak yang berumur 18 tahun kebawah sebagai salah satu cara untuk stimulus ekonomi.
Melansir dari Aljazeera, bantuan tersebut akan diberikan dalam bentuk voucher dan juga dalam bentuk uang tunai.
Sempat ada perdebatan mengenai bentuk bantuan yang akan diberikan. Terdapat pihak yang setuju untuk memberikan dalam bentuk uang tunai dan bentuk lainnya.
Namun dalam komprominya, semua pihak yang ada kemudian menyetujui bahwa setengah bantuan tersebut akan berbentuk voucher dan setengahnya akan berbentuk uang tunai.
Hingga saat ini, pihak yang ada belum memberikan tanggal terkait peluncuran kebijakan tersebut.
Dalam pertemuannya, partai penguasa Jepang yaitu Liberal Democratic Party (LDP) beserta koalisinya setuju untuk memberikan sejumlah uang juga kepada warga yang memiliki penghasilan rendah terlebih lagi yang terdampak pandemi COVID-19.
Perdana Menteri Jepang yaitu Fumio Kishida memberikan detail pada Selasa (9/11) bahwa ia akan mengeluarkan banyak kebijakan stimulus untuk negaranya dapat bangkit dalam konteks ekonomi.
Pada 19 November telah terjadi kesepakatan untuk melakukan bantuan stimulus kepada semua warga negaranya. Pengeluaran tambahan negara untuk memberikan stimulus juga akan dibahas lagi pada akhir bulan ini.
(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi