Menu

Mode Gelap

kempalanmanca · 9 Nov 2021 23:18 WIB ·

Negara Asia Tenggara Dapat 9,5 Triliun untuk Proyek Iklim


					Ilustrasi Perubahan Iklim di Asia Tenggara-World Politics Forum Perbesar

Ilustrasi Perubahan Iklim di Asia Tenggara-World Politics Forum

KEMPALAN: Asian Development Bank (ADB) mengatakan bahwa pada Selasa (9/11), pihaknya telah memenangkan 665 Juta USD atau sekitar 9,5 Triliun untuk membantu memdorong proyek yang berkaitan dengan perubahan iklim di Asia Tenggara.

Green Recovery Platform yang berbasis di Manila, Filipina menjadi perusahaan yang mengatur kebanyakan proyek iklim di Asia Tenggara dengan total 7 Miliar USD.

Pendanaan yang diberikan oleh ADB diumumkan pada COP26 yang merupakan perhelatan iklim terbesar pada tahun ini yang diadakan di Glasgow, Skotlandia. Disebutkan bahwa sumber pendanaan dari ADB didapatkan dari Britania Raya yang memberikan 151 Juta USD, dari bank Italia yaitu Cassa Depositi e Prestiti yang memberikan 155 Juta USD, Uni Eropa yang memberikan 58 Juta USD dan dari Green Climate Fund yang memberikan 300 Juta USD.

“Negara-negara di Asia Tenggara memiliki kesempatan yang unik untuk membangun masa depan yang lebih hijau dan inklusif di masa depan” ucap Presiden ADB yaitu Masatsugu Asakawa.

Ia kemudian mengatakan bahwa Green Recovery Platform akan membantu untuk ikut serta memberikan investasi proyek iklim yang ramah lingkungan di Asia Tenggara.

10 negara ASEAN kemudian akan mempersiapkan sebuah kerangka yang mampu untuk mendukung berhasilnya proyek iklim. Negara-negara di Asia Tenggara akan berupaya untuk mengurangi emisi karbon, meningkatkan kesiapan perubahan iklim serta membantu daerah yang terdampak dari pandemi COVID-19.

Kawasan Asia Tenggara merupakan salah satu kawasan yang paling terdampak dari adanya perubahan iklim. Cuaca yang ekstrem, kenaikan air laut, hingga permasalahan lainnya yang disebabkan oleh perubahan iklim kemudian menjadikan kawasan ini diharuskan untuk segera berbenah.

(AP, Muhamad Nurilham)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Taliban Larang Pernikahan Paksa di Afghanistan

4 Desember 2021 - 01:49 WIB

Ilustrasi Perempuan Afghanistan-Conversation

Biden Umumkan Rencana Baru AS Hadapi Varian Omicron

4 Desember 2021 - 01:36 WIB

Nancy Pelosi-NYPost

WHO Sebut Varian Omicron Sudah Masuk ke 38 Negara, Tidak ada Kasus Kematian

4 Desember 2021 - 01:14 WIB

Ilustrasi Omicron-DW

Junta Myanmar Kecewa Pada Keputusan Penolakan Utusannya di PBB

3 Desember 2021 - 02:43 WIB

Kyaw Moe Tun-Wikipedia

Menteri Pertahanan AS Sesalkan Uji Coba Misil Hipersonik oleh Tiongkok, Tensi Meningkat di Kawasan

3 Desember 2021 - 02:27 WIB

Lloyd Austin-Bloomberg

Badan PBB yang Mengurusi Pengungsi dari Palestina Hadapi Krisis Pendanaan

3 Desember 2021 - 01:16 WIB

UNRWA. Badan PBB yang mengurusi pengungsi Palestina
Trending di kempalanmanca