Demi menemukan kedua lafadz itu, sang arkeolog harus melihat desain itu dari berbagai sisi, termasuk dari belakang, yang seketika ia menemukan kata “Allah” yang ditulis secara terbalik. Namun ia bisa menentukan apakah yang berada di dalam makam itu seorang Muslim atau tidak sambil berpandangan bahwa kemungkinan budaya penguburan ala Viking itu terpengaruh oleh gagasan Islam seperti kehidupan abadi di Surga setelah seseorang meninggal.
Hubungan antara kedua peradaban ini sudah ada cukup lama, sebelumnya juga pernah ditemukan cincin perak berlafadzkan “Allah” di batunya yang mana dituliskan dalam bahasa Arab Kufi yang berkembang di Kota Kufah, Irak pada abad ketujuh. (BBC, reza hikam)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi