Menu

Mode Gelap

kempalanggun · 11 Okt 2021 15:39 WIB ·

Wawali Armuji Didatangi Siswa MBR, 2022 Pemkot Beri Beasiswa 13.515 Siswa SMA/SMK


					Perbesar

"Sesuai dengan janji Pak Eri Cahyadi bersama saya akan memberikan perhatian bagi pendidikan jenjang SMA serta SMK melalui beasiswa Pendidikan , nanti akan dialokasikan untuk 13.515 Siswa pada tahun 2022," kata Cak Ji.

SURABAYA-KEMPALAN: DPRD dan Pemerintah Kota Surabaya menyepakati kebijakan umum APBD serta plafon anggaran (KUA PPAS) tahun 2022. Diperkirakan APBD Kota Surabaya tahun depan akan disahkan dengan nilai Rp 10,163 triliun. Angka ini lebih tinggi dari APBD Perubahan 2021 yang dipatok Rp 8,9 triliun.

Postur rancangan kebijakan anggaran APBD tahun 2022, sektor pendidikan memiliki proporsi terbesar dengan alokasi dana sebesar 21,90%. Kemudian disusul alokasi pembangunan infrastruktur 21%.

Alokasi anggaran sebesar Rp 47,7 miliar untuk beasiswa bagi pelajar SMA/SMK. Adapun beasiswa akan diberikan pada 13.515 pelajar MBR untuk bantuan SPP dan seragam.

Didatangi empat orang siswa siswi yang terdaftar di database masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menanyakan perihal beasiswa pendidikan untuk jenjang SMA / SMK. Diantaranya Achmad fayiz saadan, Ardilla Aprillia, Firman Sukma bagus Lesmana dan Yunantan Hasis Kohar.

“Sesuai dengan janji Pak Eri Cahyadi bersama saya akan memberikan perhatian bagi pendidikan jenjang SMA serta SMK melalui beasiswa Pendidikan , nanti akan dialokasikan untuk 13.515 Siswa pada tahun 2022,” kata Cak Ji.

Pada pertemuan itu, Wakil Walikota Surabaya Armuji menjelaskan terkait dengan program beasiswa bagi warga kota Surabaya yang sedang menempuh pendidikan jenjang SMA / SMK yang terdaftar di Database MBR.

“Sesuai dengan janji Pak Eri Cahyadi bersama saya akan memberikan perhatian bagi pendidikan jenjang SMA serta SMK melalui beasiswa Pendidikan , nanti akan dialokasikan untuk 13.515 Siswa pada tahun 2022,” kata Cak Ji.

Ia menyebutkan bahwa kondisi perekonomian Surabaya yang berangsur membaik juga memberikan ruang agar APBD tahun 2022 dapat sebesar-besarnya dialokasikan untuk kebutuhan masyarakat di antaranya urusan pendidikan.

“Nanti akan menjadi kewajiban Dinas Pendidikan untuk melakukan verifikasi data dan proses penyaluran beasiswa masih dalam pembahasan sehingga program ini bisa tepat sasaran,” ujar Wakil Walikota Surabaya tersebut.

Seperti diketahui peralihan pengelolaan SMA/SMK kepada Pemerintah Provinsi diatur dalam Undang-undang Pemerintahan Daerah sehingga Pemerintah Kota Surabaya berupaya keras agar dapat memberikan sentuhan bagi warganya.

“Berbagai aspek sudah dipertimbangkan tentunya tidak akan melanggar peraturan maupun ketentuan yang berlaku,” imbuhnya. (*)

Editor: Freddy Mutiara

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bangkitkan Wisata dan Ekonomi, Khofifah Ajak Finalis Raka-Raki Kendalikan Covid-19

27 Oktober 2021 - 11:26 WIB

Peran Wanita Sangat Besar, Ketua DPD Ajak BM IWI Dukung Perbaikan Bangsa

27 Oktober 2021 - 11:16 WIB

Sambut Perayaan 1 Abad, PSHT Minta Dukungan Ketua DPD RI

26 Oktober 2021 - 05:41 WIB

Pengabdian Tulus Bidan Eros untuk Suku Baduy Diapresiasi Ketua DPD RI

25 Oktober 2021 - 18:27 WIB

Ketua DPD RI Bicara Pentingnya Koreksi Arah Perjalanan Bangsa

25 Oktober 2021 - 05:50 WIB

PWI Jatim Jadwalkan Pemilihan Ketua Baru pada 17 November 2021

24 Oktober 2021 - 17:13 WIB

Trending di kempalanggun