Minggu, 21 Juni 2026, pukul : 00:14 WIB
Surabaya
--°C

523 Anak Surabaya Ikut Seleksi Diklat Sepakbola di Stadion GBT

Ia juga berharap dengan adanya diklat dan banyaknya pelatihan seperti pelatihan sepakbola daring yang dilakukan Tranmere Rovers FC (TRFC) beberapa waktu lalu, dapat menjadi penyemangat baru dan bisa menginspirasi dunia persepakbolaan di Surabaya. Alhasil, sepak bola ini menjadi ikon di Kota Surabaya ini.

“Sekarang ini kita masih menggelar Diklat Sepakbola, namun ke depan Bapak Wali Kota ingin menggelar diklat basket, volly dan cabang olahraga lainnya. Jadi, olahraga yang benar-benar diminati oleh masyarakat, kita aplikasikan dalam bentuk diklat semacam ini,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Seleksi Hanafing mengatakan tujuan diklat ini untuk mencetak pemain-pemain terbaik yang ada di Kota Surabaya. Bahkan, ia juga menargetkan anak-anak yang tergabung dalam diklat ini bisa menjadi timnasnya Kota Surabaya. “Jadi, kita mengarah ke sana, sehingga kalau nanti ada seleksi timnas, anak-anak ini mudah ke sana,” kata Hanafing.

BACA JUGA  Febrina Kusumawati: Pelaksanaan SPMB di Surabaya Sesuai Ketentuan

Ia juga memastikan bahwa dalam diklat nanti akan membuat program Filanesia atau filosofi sepakbola Indonesia. Program inilah yang ada di timnas Indonesia saat ini, karena dia juga terlibat di dalamnya. “Jadi, itu yang kita tanamkan sejak usia muda. Kenapa kita buat diklat? Karena memang banyak klub-klub di Surabaya yang belum memberikan sistem pembinaan yang Filanesia. Ini yang belum banyak dipahami oleh anak-anak kita,” kata dia.

Hanafing menegaskan, jika salah melakukan pembinaan di usia 13 dan 15, maka anak-anak berbakat itu akan sulit menjadi pemain hebat. Sebab, sepakbola sekarang berbeda dengan sepakbola dulu yang selalu mengandalkan bakat, tapi kalau sekarang mengandalkan teknologi.

BACA JUGA  Sengit Layaknya PON, Kecamatan Sidoarjo Juara Umum Akuatik PORKAB 2026

“Sepakbola sekarang adalah pengetahuan. Kalau anak-anak bertalenta muda ini tidak dibekali pengetahuan sepakbola yang benar, ya sudah tidak mungkin menjadi pemain hebat. Nah, pengetahuan sepakbola itulah yang akan kami bangun dalam diklat ini. Jadi, kita akan buat program jangka panjang dan mereka akan kami bina,” tegasnya. (Dwi Arifin)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.