MERAUKE-KEMPALAN :Kontingen Cabang olahraga Anggar Jawa Timur di PON XX Papua menghakhiri puasa medali.
Meski masih sebatas satu medali perunggu akan tetapi satu medali ini menjadi penyemangat untuk medali berikutnya. Medali tersebut diraih oleh atlet Sigy Kanadela yang bermain di nomor dagen perorangan putra.
Sigy Kanadela kalah dengan skor 13-15 saat melawan atlet Jawa Barat Anggi Wiliansyah di laga semifinal di Gelanggang Olahraga (GOR) Aula Archelaus Sai, Komplek Gereja Paroki St. Yoseph Bambu Pemali, Merauke, Rabu (6/10) siang.
Sementara emas di sabet atlet Jawa Barat Anggi setelah mengalahkan atlet Provinsi Riau, M Fajrin di babak final dengan skor 15-14. Sementara nomor sabel perorangan putri Jatim menurunkan dua atletnya Salsabila Bontangia Dihansa dan Dinda Maulidya Putri Maharani
Sayang, keduanya dipaksa kalah di babak delapan besar. Salsabila nenyerah saat melawan atlet Jawa Barat. Sementara Dinda Maulidya Putri Maharani dipaksa mengakui ketangguhan atlet putri dari Jawa Tengah.
Usai bertanding, Sigy Kanadela mengaku tidak ada kendala saat pertandingan itu. Namun, saat skor 12-12, dirinya tidak mendengarkan intruksi dari pelatih.

Hal itu membuatnya kehilangan konsentrasi dan mendapat tekanan lawan. “Tadi juga wasit sempat mengeluarkan kartu yang buat saya sedikit terbebani,” terang pria 22 tahun asal Situbondo itu.
Manajer Anggar Jawa Timur M Rudiansyah mengatakan, hasil kurang memuaskan yang do capai atletnya di diperngaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah minimnya pengalaman.
“Ya tentu akibat pandemi ini, mereka tidak bisa menemukan dengan berbagai tipe permainan. Seperti tipe pemain kidal. Di Jawa Timur belum ada yang kidal,” kata M Rudiansyah, Rabu (6/10)petang.
Rudy berharap di nomor -nomor berikutnya Anggar bisa menyumbang medali emas. Sebab masih banyak nomor perlombaan yang di ikuti Jawa Timur. (Ambari Taufiq )

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi