Menurut Mas’ud, pesantren sebagai pusat penyelenggaraan pendidikan dan keagamaan harus mendapat perhatian lebih, khususnya para santri yang berasal dari berbagai daerah.
“Selain sebagai gerakan pengabdian masyarakat, gerakan ini merupakan upaya konsolidasi organisasi yang mengorkestrasi para stake holder untuk bersama-sama meningkatkan kekebalan sehingga bisa mengurangi penularan Covid-19,” ungkap Guru Besar Ilmu Pemerintahan Unisma itu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Fauzan Adima MMR menyatakan, vaksinasi yang diselenggarakan ISNU telah menyumbang pencapaian vaksinasi di Kota Kediri menjadi 105 persen. Capaian itu tertinggi ketiga di Jawa Timur.

“Kami sekarang di posisi ketiga setelah Kota Mojokerto dan Surabaya. Oleh karena itu kami berikan dukungan sepenuhnya atas program yang diinisiatori ISNU ini, ” jelas pria yang juga merangkap direktur RSUD Kediri ini.
Pimpinan Ponpes Lirboyo KH Adibusholeh Anwar menyambut baik upaya yang dilakukan ISNU Jatim. Vaksinasi, kata Gus Adib –sapaan Adibusholeh– yang dilaksanakan oleh ISNU telah menurunkan jumlah santri yang sakit di pondok.
Next: Ternyata dampak vaksin…

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi