“Saya kira ini sudah tercapai dan bisa terealisasi tepat waktu. Tinggal kemudian, dinas terkait yakni dinas kesehatan harus mulai merangkai, mulai dari sekarang. Mulai dari SDM nya, peralatannya serta faktor-faktor pendukungnya. Agar ketika bangunan rumah sakit ini sudah rampung langsung siap dioperasikan,” ujarnya.
Meski RSUD Sibar masuk tipe C dengan kapasitas bed 144 untuk kelengkapan peralatannya lebih unggul dari rumah sakit dengan type yang sama. Karena RSUD Sibar dilengkapi dengan pelayanan ortopedi atau pelayanan spesialis otot dan tulang. Saat ini Bupati tengah mencari satu tenaga dokter spesialis radiologi.
“Untuk SDM Medis masih kurang satu yakni dokter spesialis radiologi,” ujarnya.

Bupati minta semua persiapan seperti faktor pendukung mulai dari kelistrikan, ambulan dan pendukung lainnya dimatangkan oleh dinas Kesehatan. Begitu juga urusan perizinanannya.
“Termasuk juga yang harus dimatangkan masalah perizinan. Karena sebuah instansi rumah sakit kalau mau operasional harus didukung perizinan,” tambanhnya.
Untuk memenuhi Alat Kesehatan (Alkes) Bupati menyampaikan sementara ini karena kendala tempat testing alkes yang harus dilakukan dilokasi maka yang dipenuhi masih alkes kecil saja.
“Sementara ini pengadaan Alkes masih yang peralatan kecil, belum yang besar karena terkendala testing alat harus ada ditempatnya,” pungkasnya. (Ambari Taufiq)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi