Jumat, 24 April 2026, pukul : 06:25 WIB
Surabaya
--°C

Voli Indoor Putra Jatim Ingin Segel Medali Emas PON ke-6 Kali Berturut-turut

GRESIK-KEMPALAN : Tim bola Voli Indoor putra Jatim bertekad torehkan sejarah dalam dunia perbolavolian di tanah air. Tekad itu terbuka lebar bagi Jatim yang kini di tangani pelatih kenamaan Ibarsyah Djanu Cahyono. Seperti di ketahui sejak PON tahun 2000 di Jatim atau 20 tahun silam, tim voli Indoor putra Jatim selalu mempersembahkan medali Emas untuk kontingen Jawa Timur.

Terakhir medali emas di persembahkan voli Indoor Jatim pada PON XIX 2016 Jabar. Kala itu Jatim menorehkan medali emas setelah mengalahkan Jateng Di final dengan skit telak 3-0.

Nah, pada perhelatan PON ke XX-2020 di Papua nanti, Tim Voli Indoor Putra Jatim ingin menyegel medali emas untuk melengkapi suksesnya enam kali secara berturut-turut alias menguasai voli Indoor selama 20 tahun. Tekad itu terbuka lebar bagi Jawa Timur. Sebab materi pemainnya nyaris sama ketika merebut medali emas PON XIX – 2016 Jabar. Pemain level Nasional senior dan junior seperti Rendy Febrian Tamamilang, Rivan Nur Mulqi, Yudha Mardiansyah Putra, Hernanda Zulfi, Fahreza Rakha Abhinaya, Agil Angga Anggara ,Hadi Suharto, Alfin Danil Pratama, Yoga Tegar Sujiwo, Anang Sugiarto dan Boby Adi Setiawan, bisa menjadi garansi meraih medali Emas lagi bagi tim Voli Indoor putra Jatim pada PON XX-2020 Papua.

Tim Voli Indoor Putra Jatim untuk PON XX-2020 Papua

Jika ini tekad ini nanti terwujud maka tim voli Indoor putra Jatim akan menorehkan tinta emas di kancah perbolavolian di tanah air. Pasalnya akan enam kali bertutur -turut tanpa putus selama pesta olahraga terbesar di tanah air di gelar.Yakni mulai PON 2000 Di Jawa Timur, PON 2004, PON 2008, PON 2012, PON XIX 2016 Di Jabar.

Pelatih Voli Indoor putra Jatim Ibarsyah Djanu Cahyono mengatakan, ini kesempatan emas bagi Jatim untuk menorehkan tinta emas di pesta olahraga paling bergengsi di tanah air. Meski demikian pelatih yg kerap menjadi langganan Timnas Voli Indoor Indonesia ini bukan serta merta membusungkan dada. Justru sebaliknya. Barsyah selalu merendah.

Barsyah yang kini juga melatih klub Voli Profesional Surabaya Bhayangkara Samator di Proliga, tak menampik jikalau persaingan merebut medali emas di PON nanti tetap sengit. Jabar,Jateng, DKI Jakarta perlu di waspadai. Sebab tiga derah itu juga gudangnya pemain kelas Nasional.

“Secara materi Jatim memang berada di atas pesaing mereka, akan tetapi pada PON kali ini akan sangat berbeda. Sebab ini di gelar di tempat yang jauh dari hiruk pikuk penggemar voli,” terang pelatih asal Sidoarjo ini.

Masih menurut Barsyah,untuk mewujudkan tekad tersebut timnya terus melakukan persiapan intensif di tengah ancaman pandemi. Meski sulit melakukan latih tanding atau ujicoba akan tetapi bagi timnya tak masalah. Sebab di markas padepokan voli Samator komplek Industri gas Bambe Driyorejo Gresik, banyak pemain binaan Surabaya Bhayangkara Samator yang bisa di jadikan atau di ajak latih tanding.” pungkasnya. (Ambari Taufiq)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.