Menu

Mode Gelap

Kempalankuliner · 15 Sep 2021 12:21 WIB ·

Ubaya Dampingi UMKM dalam Hygiene Sanitasi Makanan dan Diversifikasi Produk di Masa Pandemi


					Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Surabaya (UBAYA) melakukan pendampingan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Mie Ayam Gang Arjuna dalam hygiene sanitasi makanan dan diversifikasi produk di masa pandemi. Perbesar

Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Surabaya (UBAYA) melakukan pendampingan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Mie Ayam Gang Arjuna dalam hygiene sanitasi makanan dan diversifikasi produk di masa pandemi.

SIDOARJO –KEMPALAN: Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Surabaya (UBAYA) melakukan pendampingan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Mie Ayam Gang Arjuna dalam hygiene sanitasi makanan dan diversifikasi produk di masa pandemi. Kegiatan ini merupakan “Program Pendampingan dan Pengembangan UMKM pada Masa Pandemi COVID-19 di Kabupaten Sidoarjo”. Pelatihan UMKM sudah dilakukan sejak bulan Agustus secara daring dan luring.

Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Surabaya (UBAYA) melakukan pendampingan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Mie Ayam Gang Arjuna dalam hygiene sanitasi makanan dan diversifikasi produk di masa pandemi.

Tim pengabdian kepada masyarakat UBAYA terdiri dari dr. Anita Dahliana, M.Kes., AAAK. dan dr. Winnie Nirmala Santosa, M.Si. selaku Dosen Fakultas Kedokteran UBAYA serta Anita Purnamayanti, S.Si., M.Farm-Klin., Apt. selaku Dosen Fakultas Farmasi UBAYA. Ketua tim pengabdian kepada masyarakat UBAYA, dr. Anita Dahliana mengatakan jika pandemi Covid-19 yang berkepanjangan memberikan dampak yang luas di berbagai sektor, termasuk UMKM. Ditambah lagi dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang membuat daya beli konsumen menjadi menurun, sehingga berdampak signifikan terhadap UMKM Mie Ayam Gang Arjuna.

“Melihat kondisi saat ini, kami berinisiatif untuk memberikan beberapa pelatihan dan keterampilan untuk UMKM Mie Ayam Gang Arjuna. Kami menyadari bahwa kebersihan dan kesehatan sangat diperhatikan masyarakat saat ini. Oleh sebab itu, kami memberikan edukasi terkait hygiene sanitasi makanan dan bahan tambahan pangan yang aman,” paparnya.

Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Surabaya (UBAYA) melakukan pendampingan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Mie Ayam Gang Arjuna dalam hygiene sanitasi makanan dan diversifikasi produk di masa pandemi.

Tim pengabdian kepada masyarakat UBAYA melatih UMKM terkait bahan tambahan pangan apa saja yang baik atau aman untuk dikonsumsi. Bahan tambahan pangan yang dimaksud bisa seperti pengawet dan pewarna yang digunakan saat produksi. UMKM juga diajarkan mengenai hygiene sanitasi makanan yaitu bagaimana caranya mengolah makanan agar tetap bersih dan sehat. Mulai dari penggunaan air mengalir ketika membersihkan sayur hingga saat bioproduksi dengan menggunakan alat bantu penjepit atau sarung tangan plastik. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap keamanan makanan yang dihasilkan.

Disamping itu, kendala utama UMKM Mie Ayam Gang Arjuna adalah laporan keuangan yang bercampur dengan keuangan rumah tangga. Hal ini menyebabkan UMKM tidak bisa mengetahui dengan pasti berapa laba penjualan mie ayam karena bercampur dengan uang untuk rumah tangga. Akhirnya, tim pengabdian kepada masyarakat UBAYA memberikan pelatihan pembuatan laporan keuangan.

Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Surabaya (UBAYA) melakukan pendampingan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Mie Ayam Gang Arjuna dalam hygiene sanitasi makanan dan diversifikasi produk di masa pandemi.

Selanjutnya, tim pengabdian kepada masyarakat UBAYA berupaya mencari cara untuk membantu meningkatkan penjualan pada UMKM. Mengetahui daya beli masyarakat yang menurun terhadap mie ayam, tim pengabdian kepada masyarakat UBAYA mencoba untuk melakukan diversifikasi produk. Pilihan produk yang dibuat yaitu pempek Palembang, kue bolu, dan puding bayam.

“Sebetulnya puding bayam adalah hasil penelitian dari tim kami yang diterapkan dalam pengabdian kepada masyarakat ini. Bayam adalah sayuran yang kaya manfaat karena mengandung zat besi dan kalsium sehingga bagus untuk dikonsumsi masyarakat. Selain itu, bayam tergolong sayuran yang murah dan mudah didapat di sekitar kita. Jadi bisa diolah menjadi makanan sehat sehari-hari,” ucap dr. Anita Dahliana.

Pelatihan pemasaran produk UMKM juga dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat UBAYA melalui e-marketing. Selama ini pemasaran UMKM Mie Ayam Gang Arjuna hanya dari status WhatsApp dan penggunaan aplikasi ojek online. Tim pengabdian kepada masyarakat UBAYA mulai mengajarkan cara memasarkan produk melalui video dan diunggah di beberapa media sosial. Tujuannya untuk menjangkau dan menarik konsumen lebih luas.

“Setelah dilakukan pendampingan dan pengembangan UMKM diharapkan dapat meningkatkan omset penjualan dari produk-produk yang dimiliki dengan memberikan makanan yang hygiene sanitasi dan tambahan pangan yang aman dikonsumsi,” tutup dr. Anita Dahliana. (*)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dinobatkan Mi Instan Terenak di Dunia, Yuk Bikin Donat Indomie yang Viral di Australia

19 Oktober 2021 - 15:39 WIB

“Sendok” jadi Simbol Perlawanan Palestina

20 September 2021 - 21:56 WIB

Kota Bandung Masuk 10 Kota Kuliner Terbaik di Dunia, Ini Sajian Mie Kocoknya

20 September 2021 - 20:09 WIB

Promosikan Makanan Pada Dunia, Thailand Lancarkan “Thai Taste Therapy”

16 September 2021 - 21:00 WIB

Pertama di Dunia, Bumbu Pecel Serbuk Nyamleng

14 September 2021 - 19:32 WIB

Tupai Chong

1 Agustus 2021 - 07:12 WIB

Trending di Kempalankuliner