Senin, 22 Juni 2026, pukul : 22:35 WIB
Surabaya
--°C

AS Melakukan Serangan Drone ke ISIS-K

Washington D.C-Kempalan: AS telah melancarkan serangan balasan kepada ISIS-K yang menjadi pelaku teror bom bunuh diri di sekitar bandara Kabul pada Kamis (26/8). Bom bunuh diri yang menewaskan sekitar 85 orang telah menjadi salah satu pemberitaan hangat dari Afghanistan setelah diambil alihnya kekuasaan oleh Taliban terlebih lagi karena terjadi ditengah proses evakuasi yang jangka waktunya akan berakhir pada 31 Agustus kedepan.

Sebelumnya Biden dan Pentagon telah memberikan tanggapannya mengenai bom bunuh diri di Kabul dan berjanji akan memburu serta membalasnya. Tidak sampai seminggu, serangan balik sudah diluncurkan sehari setelahnya yaitu pada hari Jumat (27/8) ke Nangarhar, salah satu provinsi di Afghanistan dan dikatakan sudah membunuh target yang tidak disebutkan namanya oleh pemerintah AS.

“Pasukan militer AS telah melakukan operasi konter-terorisme kepada ISIS-K yang diketahui menjadi perencana bom bunuh diri” ucap Captain Bill Urban, juru bicara Pusat Komando Militer AS. Ia juga menambahkan bahwa target yang dituju sudah berhasil terbunuh dan tidak ada korban sipil dari tindakan AS tersebut.

Serangan balasan dilakukan menggunakan drone bernama Reaper yang berukuran 20 Meter dan diperkirakan memiliki harga USD 64 Juta Dolar atau sekitar 917 Miliar Rupiah. Sebelumnya Reaper juga digunakan AS untuk menjegal Soleimani pada tahun 2020 silam.

White House juga telah memberitahukan tim keamanan nasional AS pada hari jumat (27/8) bahwa kemungkinan besar akan terjadi serangan lainnya di Afghanistan. “Beberapa hari kedepan akan menjadi misi paling berbahaya selama proses evakuasi “ ucap Sekretaris White House yaitu Jen Psaki.

(NPR, Muhamad Nurilham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.