Selasa, 2 Juni 2026, pukul : 02:19 WIB
Surabaya
--°C

Haiti: Korban Gempa Meningkat dan Terhambatnya Distribusi Bantuan

PORT-AU-PRINCE-KEMPALAN: Haiti tengah berada dalam kepedihan karena adanya gempa dahsyat dengan Magnitude 7,2 yang mengguncang Haiti pada Sabtu (14/8) pada waktu setempat karena badai tropis yang mengguncang kepulauan Karibia. Sejauh ini, berdasarkan data yang dilansir oleh Associated Press mengatakan bahwa gempa tersebut telah mengakibatkan korban luka sebanyak 12.000 orang dan sekitar 100.000 rumah hancur serta 30.000 keluarga harus mengungsi.

Sedangkan untuk korban meninggal, terjadi kenaikan yang sangat drastis karena pada Senin (16/8/2021), korban meninggal menyentuh angka sekitar 1.200 orang yang kemudian berdasarkan data terakhir, korban meninggal mengalami kenaikan yang sangat drastis menjadi sekitar 2.200 orang.

Sudah jatuh tertimpa tangga, Haiti yang terkena musibah besar juga memiliki permasalahan lainnya yaitu distribusi bantuan yang berjalan sangat lambat. Pasokan bantuan untuk Haiti telah datang baik dari perusahaan swasta disemua penjuru dunia, pemerintah Amerika Serikat dan bahkan Atlet Tenis kebanggaan Jepang yaitu Naomi Osaka berencana menyumbangkan bantuan kepada Haiti.

Permasalahan yang paling utama adalah bukan karena jumlah bantuan yang kurang atau karena ditilep namun karena lambatnya distribusi bantuan yang terhambat oleh beberapa hal, yang pada akhirnya menimbulkan ketegangan tersendiri di Haiti. Perdana Menteri Haiti yaitu Ariel Henry mengatakan bahwa Haiti telah bertekuk lutut menghadapi permasalahan gempa yang menimpa negaranya.

Dilansir dari Aljazeera, di bandara kecil di Les Cayes, salah satu kota yang paling terdampak karena gempa, kerumunan orang berkumpul mengelilingi bandara yang kemudian mengganggu proses pembagian distribusi bantuan hingga polisi harus menembakkan dua kali tembakan peringatan untuk membubarkan kerumunan. Tidak hanya itu, terdapat pula kerumunan di gedung-gedung yang sudah runtuh untuk menuntut pemberian terpal agar bisa membuat tempat perlindungan sementara untuk mengatasi hujan dan panas terik di Haiti.

Kemudian juga di beberapa daerah lainnya, penduduk desa secara sengaja memasang barikade di jalanan untuk mencegah bantuan berjalan secara lancar karena beralasan mereka memerlukan bantuan terlebih dahulu. Dengan permasalahan tersebut, distribusi bantuan di Haiti secara garis besar terganggu dan penanganan gempa menjadi sedikit terhambat karenanya. (AP/Aljazeera, Muhamad Nurilham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.