Jumat, 15 Mei 2026, pukul : 02:38 WIB
Surabaya
--°C

Tembus Jualan 1.000 Pot di Siaran Langsung, Monika Siapkan Promosi Baru

KEMPALAN: SETELAH mencetak rekor penjualan terbanyak selama menggelar siaran langsung via akun Facebook-nya pada 7 Agustus yang lalu, kini Monika Feranike Silaban, pemilik Monica Begonia Flowers, telah mempersiapkan promosi terbaru.

“Acaranya sejenis. Tetapi, karakter dan penyajiannya berbeda dibandingkan live on Facebook 7 Agustus yang lalu,” katanya, Sabtu siang (14/8).

Dalam siaran langsung 7 Agustus, Monika berhasil membukukan penjualan sebanyak 1.000 pot Begonia dalam berbagai varian. Hingga Sabtu pagi ini, separoh dari orderan yang masuk tersebut telah membayar lunas.

“Selama 2 tahun menekuni bisnis Begonia, inilah rekor penjualan terbaik saya dalam tempo sehari,” katanya, blak-blakan.

Terkait kesuksesannya itu, Monika sangat berterima kasih atas dukungan Moch Taufiq, founder Begonia Club di Facebook.

“Terus-terang, saya banyak belajar mempromosikan sebuah event dari Pak Taufiq. Dan, saya tak pernah menyangka akan mendapatkan hasil seperti apa yang saya alami sekarang ini,” sambung perempuan 30 tahun ini.

Penjualan terbanyak tadi didominasi penggemar Begonia dari Jawa, Sulawesi, dan Papua. “Saya sangat bersyukur atas respon yang luar-biasa dari pelanggan baru dan pelanggan lama,” ucap Monika.

Pemegang gelar Master Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Stikes Helvetia Medan ini berterima kasih atas sambutan baik dari pembudidaya Begonia di Tongkoh, Kabupaten Berastagi (Sumatera Utara).

“Waktu itu kami diizinkan live di beberapa kebun milik mereka. Saya benar-benar merasakan kemitraan yang luar-biasa dalam acara tersebut,” lanjut Monika.

Monika menegaskan, kesuksesannya dalam berbisnis karena didukung banyak petani di Tongkoh yang selama ini menjadi penyuplai utama Begonia di Tanah Air. “Tanpa support mereka, saya tak akan bisa seperti sekarang ini,” ujarnya, serius. “Saya juga makin beruntung, karena mendapat dukungan penuh dari Begonia Club,” tambahnya.

Dia tidak membantah, persaingan bisnis Begonia pada saat ini makin ketat. “Satu-satunya modal agar tetap survive adalah menjaga kualitas produk dan servis yang baik,” katanya.

Banyaknya kritik membangun kepada dirinya membuat Monika membuka layanan pengaduan dan konsultasi. “Kami sudah memiliki customer service khusus untuk hal tersebut,” sambung dia.

Pola Tradisional

Moch Taufiq.

Sementara itu Moch Taufiq, founder Begonia Club, menyebut ketekunan dan kejelian melihat pasar adalah salah satu modal keberhasilan Monika.

“Dia tipikal perempuan cerdas dan punya keinginan besar untuk maju,” komentar jurnalis senior ini.

Berdasarkan pantauannya lewat transaksi lewat Facebook, lanjut Taufiq, beberapa orang pebisnis Begonia di Tanah Air sudah mempunyai bekal yang cukup untuk menjadi pemain besar.

“Sayangnya mereka masih memainkan pola bisnis tradisional,” papar arek Suroboyo yang kini berdomisili di Palembang itu.

Kemampuan mereka mencetak Begonia dengan kualitas sangat baik, sambung Taufiq, seharusnya diikuti pula dengan kejeliannya membaca permintaan pasar.

“Insya Allah saya dalam waktu dekat ini saya akan mendirikan organisasi nasional pembudidaya Begonia,” jelas Taufiq. “Jika ditata dengan organisasi yang baik, tentu makin menguatkan bisnis para petaninya,” sambungnya.

Taufiq punya angan-angan agar di kemudian hari Indonesia menjadi surga Begonia terbaik di dunia. “Sangat terbuka peluangnya bagi Indonesia menjadi destinasi utama Begonia kelas dunia,” tegas dia.

Alasannya, pembudidaya Begonia di sini sudah terbukti mampu mengembang-biakkan Begonia dengan kualitas yang keren-keren. Variannya pun lebih dari 50 jenis.

“Jika kondisi tersebut dikelola secara baik, tentu akan menjadi magnet yang luar-biasa. Hanya dibutuhkan sentuhan sedikit-sedikit saja, sekaligus dukungan penuh dari pemerintah agar Begonia menjadi mesin devisa baru bagi negeri ini,” jelas Taufiq. Sulaiman

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.