Minggu, 12 Juli 2026, pukul : 03:24 WIB
Surabaya
--°C

Bagi Anak-anak, Penularan Varian Delta sama dengan Cacar Air

MOSKOW-KEMPALAN: Rospotrebnadzor, organisasi pengawas kesehatan masyarakat Rusia menyuguhkan data yang memperlihatkan bahwa delapan hingga sepuluh persen kasus Covid-19 adalah anak-anak yang menghasilkan penyakit ringan.

Namun demikian, penelitian sedang dilakukan untuk menilai risiko infeksi dan lebih memahami penularan pada kelompok usia ini.

Dalam beberapa bulan terakhir, COVID-19 mulai mempengaruhi semakin banyak anak, dengan komunitas medis menghubungkan ini dengan apa yang disebut varian delta virus corona yang lebih agresif. Namun, penyakit ini biasanya lebih ringan dalam kasus kelompok usia yang lebih muda, dengan kemungkinan pasien hampir selalu sembuh.

Melansir Sputnik News, pada kasus-kasus terisolasi yang tragis di mana penyakit tersebut telah mengakibatkan kematian, hasilnya sering dikaitkan dengan patologi parah, kata Anton Ravdin, seorang dokter anak di Rumah Sakit Klinis Lapino “Mother and Child” di luar Moskow.

Anton menambahkan, ada kepercayaan populer yang masih bertahan bahwa anak-anak tidak tertular COVID-19 atau jika mereka terkena, mengalami gejala yang mirip dengan pilek ringan. Memang, pada kelompok usia yang lebih muda seringkali tidak ada gejala batuk, pilek, atau gejala pilek lainnya.

Bayi mungkin tampak lesu, dengan menurunnya nafsu makan dan masalah tidur. Mereka memang sering menunjukkan demam, kata dokter, dengan suhu naik hingga 38 derajat Celcius.

Ketika ditanya tentang apakah kehilangan penciuman (anosmia), ciri khas COVID-19, telah dianggap sebagai ciri-ciri apakah seseorang telah terinfeksi, dokter Rusia itu mengatakan hal itu mungkin dianggap lebih sering terjadi pada remaja. Ia juga menambahkan bahwa tidak ada pertanda khusus seorang anak tertular Covid-19.

Sindrom peradangan multisistem pada anak-anak (MIS-C) adalah komplikasi yang jarang tetapi serius terkait dengan COVID-19. Hal itu diprakarsai oleh respon imun yang terlalu aktif pada anak-anak setelah terpapar virus.

Vaskulitis sistemik autoimun menyebabkan peradangan pada pembuluh darah kecil. Dari segi mekanisme terjadinya dan bagaimana jalannya, mirip dengan sindrom Kawasaki.

Dalam hal ini, penyakit memberi tekanan pada jantung, karena pembuluh darah yang menuju ke jantung meradang dan tidak mampu membawa darah yang cukup. Sindrom multisistem telah berhasil diobati, tegas dokter anak dari Rusia itu. (SN, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.