Sabtu, 16 Mei 2026, pukul : 19:43 WIB
Surabaya
--°C

PPKM Diperpanjang, Wawali Armuji Bahas Skema Pemulihan Ekonomi dengan Pakar dan KADIN

SURABAYA-KEMPALAN: Rapat Koordinasi Pemerintah Kota Surabaya terkait dengan Skema Pemulihan Ekonomi bersama Akademisi Universitas Airlangga , Kamar Dagang dan Industri (KADIN) , Komisi B DPRD Kota Surabaya , Bappeko dan Bagian Perekonomian secara daring pada Selasa (10/8) .

Wakil Walikota Surabaya Armuji secara langsung memimpin rapat koordinasi mendengar masukan dari Ni Made Sukartini Akademisi Universitas Airlangga dan M.Ali Affandi Ketua KADIN Surabaya.

” Pemerintah Kota Surabaya membutuhkan urun rembuk banyak orang , tidak hanya sumbangsih pemikiran tetapi gotong royong secara konkrit akan menjadi semangat bagi kita menghadapi Pandemi Covid 19″ , Ujar Cak Ji

Dalam paparan Ni Made Sukartini bahwa omset UMKM saat ini di Kota Surabaya turun antara 60 % hingga 80 % baik yang di Sentra Wisata Kuliner maupun Usaha mikro yang tersebar di Kecamatan – Kecamatan.

M Ali Affandi ketua KADIN Surabaya juga mendorong agar pemerintah kota Surabaya terus menggencarkan Vaksinasi terhadap pelaku usaha , stimulus bagi pelaku usaha kecil menengah serta apresiasi pembukaan Pusat perbelanjaan secara bertahap memberikan angin segar bagi pelaku usaha.

Armuji juga menekankan bahwa penanganan medis , kesadaran masyarakat terhadap Protokol kesehatan dan upaya – upaya pemulihan ekonomi merupakan langkah yang tidak dapat dipisahkan dan harus dilakukan secara gradual.

” Penurunan dari sektor perdagangan dan jasa tidak terhindarkan , sehingga konsentrasi , proteksi dan intervensi pada UMKM harus dilakukan secara menyeluruh,” imbuh Wakil Walikota Surabaya.

Wakil Walikota Surabaya Armuji secara langsung memimpin rapat koordinasi mendengar masukan dari Ni Made Sukartini Akademisi Universitas Airlangga dan M.Ali Affandi Ketua KADIN Surabaya.

Ia juga mengajak Badan usaha maupun BUMN yang menyalurkan program pinjaman permodalan untuk didorong dapat diperluas serta dipermudah bagi UMKM , Fasilitasi pemerintah kota serta data yang valid untuk mendapatkan intervensi bantuan modal dari pemerintah pusat akan memperkokoh ketahanan ekonomi masyarakat.

” Jadi ini langkahnya harus terukur dan terintegrasi antara pemerintah kota , provinsi hingga pusat. Saya optimistis Surabaya bisa bangkit ” , pungkasnya.

Pemulihan ekonomi juga menjadi agenda dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Surabaya tahun 2021 – 2026 dengan penguatan sektor UMKM dan Informal. (*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.