DRAMMEN-KEMPALAN: Dalam unggahan yang sekarang sudah dihapus lalu kemudian dikaitkan oleh imam itu dengan rasa frustrasinya atas serangan di Gaza, ia menulis, “Hitler membiarkan beberapa orang Yahudi agar dunia melihat betapa kejamnya bangsa ini dan mengapa perlu untuk membunuh mereka.”
Melansir Sputnik News, seorang imam di kota Drammen, Norwegia, telah dilaporkan karena pidato kebencian dan hasutan untuk melakukan kegiatan kriminal karena postingannya di Facebook.
Pria itu telah menjabat sebagai imam lokal di Drammen, yang memiliki persentase imigran tertinggi kedua dari komunitas mana pun di Norwegia, setelah Oslo, sejak 2009 dan telah menjadi anggota organisasi Muslim Minhaj-ul-Quran.
“Israel adalah iblis, dan Hitler meninggalkan beberapa orang Yahudi sehingga dunia dapat melihat bahwa jika mereka selamat, umat manusia akan berada dalam bahaya karena mereka,” tulisnya di unggahan lainnya, seperti yang dikutip Harian Tidende dari Drammen.
Imam yang bersangkutan kemudian mengeluarkan permintaan maaf atas postingan Facebook tersebut.
“Saya pertama-tama dan terutama akan meminta maaf atas pernyataan saya di Facebook. Pernyataan saya dan komentar selanjutnya dari orang lain tidak mewakili pandangan saya dan apa yang saya perjuangkan. Saya telah menghabiskan sebagian besar hidup saya bekerja untuk kesetaraan, pengertian, rasa hormat dan toleransi. Bagi saya, ini adalah nilai-nilai yang sangat dijunjung tinggi,” katanya. (SN, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi