LASHKAR GAH-KEMPALAN: Taliban telah mengambil alih sebuah stasiun TV di provinsi Helmand yang strategis di Afghanistan, sebuah sumber di stasiun TV dan radio itu mengatakan kepada CNN, menandai peristiwa terbaru dari serangkaian kemajuan oleh kelompok militan di negara itu.
Stasiun TV Helmand, yang terletak di kota Lashkar Gah, ibu kota provinsi Helmand, dioperasikan oleh Radio dan Televisi Afghanistan yang dikelola negara. Wartawan lokal di Lashkar Gah mengatakan saat ini tidak ada yang disiarkan di stasiun tersebut.
Dalam pesan teks ke CNN, juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengatakan kelompok itu telah mengambil alih stasiun tersebut. Adapun, Staf pusat TV dan radio meninggalkan gedung dua hari yang lalu. Ribuan orang juga melarikan diri dari daerah pedesaan.
Lashkar Gah terletak di rute strategis ke segala arah, termasuk jalan raya antara Kandahar dan Herat dan area pertanian penting di selatan kota. Taliban telah lama memiliki kehadiran yang kuat di provinsi Helmand, termasuk di sekitar ibu kota, tetapi belum menduduki bagian mana pun dari ibu kota sejak digulingkan pada tahun 2001.
Jika Lashkar Gah jatuh, itu akan menjadi ibu kota provinsi pertama yang dimenangkan oleh Taliban sejak 2016. Ini adalah salah satu dari tiga ibu kota provinsi yang diserang. Seorang komandan militer Afghanistan di kota itu memperingatkan bahwa kemenangan Taliban akan memiliki “efek yang menghancurkan pada keamanan global”.
Kementerian Informasi Afghanistan mengumumkan bahwa 11 radio dan empat jaringan televisi di provinsi Helmand telah berhenti mengudara karena apa yang disebutnya sebagai “serangan dan ancaman” Taliban.
Seorang pejabat keamanan Afghanistan pada Senin (2/8) mengatakan, insiden itu terjadi ketika Amerika Serikat telah meningkatkan serangan udara terhadap Taliban dalam upaya untuk memukul mundur gerilyawan di sejumlah ibu kota provinsi utama di Afghanistan.
“Mereka menyerang beberapa kali ketika Taliban mencoba memasuki kota itu,” kata pejabat itu, seraya menambahkan bahwa ketiga kota itu dianggap “terancam punah” oleh kemajuan Taliban. Sementara itu, pejabat AS juga membenarkan serangan udara dilakukan oleh negaranya, namun ia menolak memberikan rinciannya. (TPE/TASS/BBC, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi