Kamis, 11 Juni 2026, pukul : 09:19 WIB
Surabaya
--°C

136 Relawan Nakes Gresik Tangguh Siap Diterjunkan untuk Percepatan Vaksinasi

GRESIK-KEMPALAN: Pemkab Gresik tak ingin percepatan vaksinasi di kota santri ini terkendala minimnya tenaga kesehatan. Pada Senin (2/8) pagi bupati Gresik Fandi Ahmad Yani melaunching 136 Relawan Nakes Gresik Tangguh di halaman Kantor Pemkab Gresik. 136 Relawan Nakes Gresik Tangguh akan di tempatkan dan siap menjadi vaksinator di beberapa titik lokasi.

Hal ini untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Gresik, serta optimalisasi tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Puskesmas dan Rumah Sakit.

Para Relawan nakes Gresik Tangguh ini siap membantu tenaga kesehatan puskesmas dan rumah sakit yang selama ini melayani vaksinasi.

Para relawan tenaga nakes yang akan menjadi tenaga vaksinator di beberapa tempat vaksinasi yaitu di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP), obyek wisata desa Setigi dan Wagos di Kecamatan Ujungpangkah, obyek wisata pantai Delegan Panceng dan obyek wisata Edu Lontar Sewu di Kecamatan Menganti.

Apel pembekalan di saksikan jajaran Forkopimda Gresik beserta Kepala OPD dan ASN yang mengikuti apel tersebut.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani serta Wakil Bupati Aminatun Habibah secara simbolis melepas mereka dengan mengenakan lencana jaket seragam kepada para relawan.

BACA JUGA  Usai Kantongi SKT, Gerakan Rakyat Jawa Timur Serahkan Berkas Legalitas Parpol ke Pimpinan Pusat

“Saat ini kasus covid di Gresik sudah mulai melandai. Strategi kita yaitu melakukan akselerasi percepatan vaksinasi. Para tenaga relawan nakes ini sebagai persiapan bila pada bulan Agustus dan September ada droping besar vaksin. Semoga dengan bantuan tenaga relawan tenaga Kesehatan Gresik Tangguh ini percepatan vaksinasi bisa kita laksanakan,” ucapnya.

Relawan nakes saat bertugas di daerah Cerme Gresik.

Sesuai yang diperkirakan pemerintah pusat, pada akhir 2021 sudah akan tercapai 70% masyarakat Indonesia yang sudah divaksin. Hal ini juga diyakini oleh orang nomer satu di Gresik bahwa beliau optimis akan terlaksana di Gresik. Menurutnya, saat ini prosentase masyarakat Gresik yang sudah di vaksin mencapai 35%. Capaian itu tak lain karena banyak elemen ikut berkontribusi membantu percepatan vaksinasi di Gresik. Seperti ikatan alumni Unair menyumbang 10 ribu vaksin, serbuan vaksin massal TNI-AL dan beberapa Perusahaan yang melakukan kegiatan vaksinasi dengan biaya sendiri.

Optimis sukses vaksinasi di Gresik juga disampaikan oleh ketua relawan Gresik Tangguh H. Thoriqi Fajrin. Untuk penugasan para relawan ini memang terpusat di 5 tempat vaksinasi. Namun demikian, beberapa tempat lain juga akan melaksanakan vaksinasi ini.

BACA JUGA  Pemkot Surabaya Komitmen Bayar Gaji Ke-13 Sesuai PP Nomor 9 Tahun 2026

Sesuai informasi dari Dinas Kesehatan Gresik. Bila nanti ada droping besar vaksin, 32 Puskesmas, 76 klinik swasta serta 5 tempat pusat vaksin juga akan melaksanakan vaksinasi.

“Untuk tenaga vaksinator sudah siap, tempat vaksin juga sudah siap, tinggal menunggu vaksinnya saja,” ujar kaji Ricky.

Masih menurut Thoriqi Fajrin, tingkat prosentase kegagalan vaksinasi di Gresik ada 10%. Kegagalan itu disebabkan adanya komorbid dan gagal screening, misalnya mereka sakit atau minum obat saat berangkat vaksin. Hal inilah yang membuat mereka gagal mendapat vaksin.

Selain melepas keberangkatan Para Relawan Nakes, Bupati juga menerima bantuan beras sebanyak 15 ton dari Korp Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Gresik.

Beras yang diserahkan oleh Wakil Ketua Korpri Abu Hasan. Menurut Bupati, bantuan beras tersebut untuk memperkuat logistik Posko Covid Gresik. (Ambari Taufiq)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.