Menuju Olimpiade Tokyo 2020

Riau Ega Ingin Akhiri 33 Tahun Paceklik Medali Olimpiade

  • Whatsapp
Riau Ega Agatha Salsabila (kanan) bersama Diananda Choirunnisa pamer medali emas Asian Games. (foto:a.taufiq)

SURABAYA-KEMPALAN: Atlet panahan asal Blitar Jawa Timur Riau Ega Agata Salsabila akan kembali mewakili Indonesia di ajang pesta olahraga antar negara -negara di dunia Olimpiade Tokyo 2020 Jepang. Pesta Olahraga paling bergensi sedunia ini akan berlangsung pada tanggal 23 Juli-8 Agustus 2021. Di Olimpiade Tokyo 2020 ini bagi Riau Ega bukan pengalaman pertamanya. Pasalnya Raiu Ega pernah tampil pada ajang yang sama yakni di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Perjalanan Riau Ega menuju olimpiade Tokyo 2020 melewati jalan terjal. Pasalnya Riau Ega sempat dicoret dari pelatnas gegara masalah administrasi meski dia adalah salah satu atlet yang sudah mengantongi tiket Olimpiade Tokyo pada nomor individu sejak tampil di Asian Games 2018.

Namun akhirnya Pengurus Pusat Persatuan Panahan Indonesia (PP Perpani) memanggil Riau Ega untuk kembali berlatih berdasarkan sebuah Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan pada Maret. Riau Ega dipastikan akan turun pada tiga nomor di Olympiade Tokyo, yakni beregu putra, beregu campuran dan individual putra.

SEA Games 2015 Singapura menjadi kenangan manis bagi Riau Ega dengan meraih medali perak di nomor beregu recurve putra bersama Muhammad Wijaya dan Hendra Purnama. Sementara di nomor recurve campuran bersama Ika Yuliana Rochmawati, Riau Ega menyabet medali emas.

Puncak prestasi Riau Ega terjadi pada SEA Games 2019 Filipina dengan menyabet tiga medali, yaitu medali emas dari nomor beregu putra, medali perak dari beregu campuran dan medali perunggu dari individu putra. Pada nomor beregu putra recurve, Riau Ega bersama Arif Dwi Pangestu dan Hendra Purnama mengalahkan tim Malaysia di babak final. Kemudian di nomor beregu campuran recurve, Riau Ega meraih perak bersama Diananda Choirunisa setelah dikalahkan wakil Vietnam Thi Dao Loc/Phi Vu Nguyen.

Dalam kompetisi individual, Riau Ega kembali menyumbang medali perunggu usai mengalahkan wakil Myanmar Nay Lin Oo di perebutan tempat ketiga. Pada ajang Asian Games 2018, atlet berusia 29 tahun itu mengamankan medali perunggu di nomor individual.

Sementara itu, dalam Kejuaraan Dunia Paris yang mengamankan posisinya di beregu putra Olimpiade, Riau Ega dan timnya merebut medali perak. Pada Kejuaraan Dunia Shanghai 2015, dua perunggu ia dapatkan dari nomor individual dan beregu putra.

Masih di Shanghai, pada Kejuaraan Dunia 2018, ia kembali mengamankan medali perunggu di nomor beregu campuran. Saat berlaga di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Riau Ega tampil mengejutkan dengan mengalahkan juara dunia sekaligus pemanah nomor satu dunia Kim Woo-jin dari Korea Selatan. Namun saat masuk babak krusial sial menimpa Riau Ega 16, langkahnya terhenti setelah takluk di tangan pemanah asal Italia Mauro Nespoli.

Di Olympiade Tokyo 2020 Riau Ega tak ingin paceklik medali selama 33 tahun di perpajang. Bahkan pria berpenampilan kalem seperti Arjuna dalam pewayangan punya misi khusus takni tak ingin
kegagalan olympiade Rio De Jeneiro Brasil terulang.(Ambari Taufiq)

Biodata singkat
Nama: Riau Ega Agatha Salsabila
Tempat dan Tanggal Lahir: Blitar, 25 November 1991
Cabang olahraga: Panahan

Prestasi:
Medali Emas
– SEA Games Jakarta 2011
– Islamic Solidarity Games 2013
– SEA Games Singapura 2015
– SEA Games Kuala Lumpur 2017
– SEA Games Filipina 2019

Medali Perak:
– SEA Games Singapura 2015
– SEA Games Filipina 2019
– Kejuaraan Dunia 2021

Medali Perunggu:
– SEA Games Naypyidaw 2013 (dua medali)
– Kejuaraan Dunia Shanghai 2015 (dua medali)
– Kejuaraan Dunia Shanghai 2018
– Asian Games Jakarta-Palembang 2018
– SEA Games Filipina 2019.

Berita Terkait