BERLIN-KEMPALAN: Publik Jerman saat ini sedang menyoroti etika publik calon Kanselir baru, Armin Laschet. Hujan kritik publik deras mengalir ke Laschet. Pasalnya, Laschet terlihat tertawa saat berkunjung, Minggu (18/7), ke daerah-daerah yang dilanda banjir di Jerman barat.
Dilansir dari Deutsche Press Agentur, Senin (19/7), kandidat utama pengganti Angela Merkel itu spontan meminta maaf ke publik. Jika tak ada aral melintang, Laschet bakal mengganti posisi Merkel pada pemilihan September mendatang.
Kepada publik pengkritiknya, Laschet beralasan ia terguncang saat bertemu banyak orang dan tersenyum lalu tertawa selama perjalanannya ke daerah banjir. Namun sejurus, ia mengaku marah pada dirinya sendiri karena tawa sesaat yang memicu kritik.
”Saya berada di jalan sepanjang hari, ada pertemuan emosional yang juga benar-benar mengguncang saya. Dan itulah mengapa saya semakin kesal dengan beberapa detik itu,” aku Laschet kepada televisi WDR pada Minggu malam.
Dia juga mentweet, bahwa dia menyesali kesan yang diperlihatkannya ke publik. Lalu, dijelaskannya bahwa saat itu ia sedang terlibat dalam sebuah percakapan di lokasi. ”(Tawa) itu tidak pantas, tidak baik untuk tertawa pada saat seperti it,” sesalnya.
Foto dan video yang beredar sejak hari Sabtu (17/7) menunjukkan Laschet tertawa di latar belakang, sementara Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier memberikan komentar sedih kepada pers selama kunjungan ke Erftstadt. Wilayah yang dilanda banjir ini berlokasi di Rhine Westphalia Utara.
”Saya kesal tentang (peristiwa) itu dan saya dengan tulus minta maaf karena saya mengalami ketidaknyamanan sekarang ini dan saya telah berbicara dengan begitu banyak orang dan saya ingin mengungkapkannya. Penyesalan ini dengan sepenuh hati,” ungkap dia.
Reaksi keras datang dari partai-partai oposisi. ”Cara Armin Laschet bercanda di latar belakang presiden federal [Frank-Walter Steinmeier] sedang berbicara kepada para korban adalah menunjukkan tanpa kesopanan dan keterlaluan,” kritik Lars Klingbeil, sekretaris jenderal Sosial Demokrat (SPD).
Laschet sendiri sudah meminta maaf atas tindakannya. Ia mengatakan tindakannya itu sebagai “tidak pantas”. Ia mengunggah permintaan maaf tersebut pada Sabtu malam di Twitter, tetapi sebaliknya tagar #Laschetlacht (Laschet tertawa) masih menjadi tren sampai Minggu pagi. (Deutsche Presse Agentur, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi