JAKARTA-KEMPALAN: Industri perfilman adalah salah satu sektor kreatif yang memiliki segmentasi pasar yang luas dan general. Karya-karya dalam bentuk film selalu ditunggu oleh para penggemar setiap harinya di bioskop konvensional atau layanan streaming.
Untuk mengapresiasi perihak karya perfilman ini, banyak ajang untuk menganugrahi industri perfilman di dunia, misalnya, Cannes Film Festival, Academy Award, dan Golden Globe. Di Indonesia sendiri, ada ajang Festival Film Indonesia dan Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI).
Dewasa ini, akan diadakan Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) ke-11 tahun 2021. Dimana perhelatan ini memperlihatkan berbagai genre dan kategori film. Sehingga, pihak Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) akan disediakan sekitar 30 piala bagi para pemenang dari kategori film.
“Banyaknya piala ini sekaligus menjadi salah satu pembeda FFWI dengan berbagai festival film lainnya,” ujar Wina Armada selaku Ketua Panitia Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) ke-11 tahun 2021, di Jakarta.
Yang menarik, perhelatan Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) tahun ini akan mengukir sejarah baru dalam perfilman Indonesia. Dimana ajang ini akan memberikan penilaian terhadap film yang ditayangkan di layanan streaming online. Hal ini adalah hal yang baru, karena biasanya perhelatan FFWI hanya menilai film yang tayang di biokskop konvensional.
“Saya kira ini baru pertama kalinya terjadi di Indonesia. Arti penting sistem penilian ini, menunjukan FFWI sangat mengadopsi perkembangan teknologi komunikasi.” Jelas Wina Armada.
Wina melihat bahwa genre perfilman akan mencetuskan insan film yang dalam festival film konvensional sulit menjadi pemenang dan mendapatkan piala. Sehingga dalam perhelatan Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) hambatan itu dapat diatasi dengan baik.
Dirinya menambahkan, jika proses penilaian film head to head atau apple to apple berdasarkan karya film sejenis. Sehingga dengan demikian ini dapat lebih adil atau fair. Cara penilaian ini berdasar genre dan dapat memberikan dampak positif untuk perkembangan perfilman nasional Indonesia. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi