ANKARA-KEMPALAN: Turki pada Kamis (1/7) meluncurkan rencana empat tahun untuk memerangi kekerasan terhadap perempuan. Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengumumkan, rencana tersebut mencakup lima tujuan utama, 28 strategi dan 227 tindakan dan tujuan pertama adalah untuk merevisi undang-undang dan menerapkannya secara efektif.
“Perang melawan kekerasan terhadap perempuan selalu menjadi prioritas kami. Saya mendukung setiap langkah yang diambil sejauh itu,” kata Erdogan seperti yang dikutip Kempalan dari Daily Sabah, seraya membuka rencana tindakan keempat untuk melawan kekerasan terhadap perempuan.
Rencana tersebut bertujuan untuk mengurangi jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga dan “pembunuhan perempuan” yang terkenal kejam. Erdogan, pejabat tinggi pemerintah dan perwakilan organisasi non-pemerintah berkumpul di kompleks kepresidenan di ibu kota Ankara pada Kamis untuk peluncuran rencana tersebut.
Erdoğan mengatakan kekerasan terhadap perempuan memiliki banyak aspek yang berbeda dan mereka harus terlebih dahulu memeriksa faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kekerasan dan menghilangkannya.
“Kemungkinan anak-anak yang menganggap kekerasan sebagai perilaku normal sebagai pelaku kekerasan di masa depan sangat tinggi. Kekerasan juga memperparah tingkat depresi, tingkat kejahatan dan kerusuhan secara keseluruhan di masyarakat. Kita perlu menangani masalah ini dengan tulus. Kekerasan terhadap perempuan adalah masalah yang harus dihadapi. Masalah yang dihadapi semua negara. Kami berusaha mengatasinya dengan regulasi hukum, langkah-langkah pencegahan dan perlindungan,” katanya.
Erdogan mencatat bahwa rencana aksi, yang edisi pertamanya diterbitkan pada 2007, selalu diperbarui. (Daily Sabah, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi