Kamis, 30 April 2026, pukul : 16:56 WIB
Surabaya
--°C

Menag Gus Yaqut Akan Hadiri Muktamar IPHI VII di Surabaya

JAKARTA – KEMPALAN: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas akan hadir memberikan Muktamar VII Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di Surabaya, 24-25 Juli 2021. Muktamar diharapkan mampu memberikan Rekomendasi yang cerdas dalam upaya peningkatan kualitas dan kemandirian haji.
Ketua Umum PP IPHI, H. Ismed Hasan Putro mengatakan kehadiran Menteri Agama dalam perhelatan muktamar ini diperoleh usai jajaran Pengurus Pusat IPHI yang bersilaturahmi di kantor Gus Yaqut, sapaan akrab Yaqut Cholil Qoumas.
”Alhamdulillah silaturahmi Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI) dengan Menteri Agama RI berlangsung hangat dan gayeng,” katanya , Kamis (17/6/2021).

Jajaran Pengurus Pusat IPHI bersilaturahmi dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (foto : Istimewa)

Saat bersilaturahmi dengan Menteri Agama, Ketua Umum PP IPHI, H. Ismed Hasan Putro, didampingi oleh Dr. Abidinsyah Siregar, Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi, Dra. Hj. Hanik Rofiqoh Wakil Sekjen Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Sakinah serta Drs. H. Arif Nurrawi, Ketua Departemen Organisasi, Keanggotaaan dan Kaderisasi.
Ismed menyatakan kesediaan Gus Yaqut untuk menghadiri muktamar dan memberikan pengarahan kepda seluruh muktamirin. Dia mengungkapkan harapan Ketua Umum GP Ansor itu agar PP IPHI beserta Pengurus IPHI di Wilayah dan Kabupaten Kota seluruh Indonesia dapat dilibatkan dalam peningkatan kualitas para calon Jamaah Haji Indonesia.
“Gus Yaqut berharap ke depan PP IPHI akan semakin intens membangun sinergi dengan Kementerian Agama khususnya dalam kaitannya dengan persoalan Haji dan Umroh,” jelas Ismed.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Abidinsyah Siregar, Ketua Bidang Organisasi dan Kerjasama Antar Lembaga PP IPHI yang juga Ketua OC Muktamar Ke VII IPHI di Surabaya, mendorong agar Menteri Agama dan Menteri Kesehatan yang sudah memperkuat konsep Istithoah Kesehatan Haji dengan membuat MOU pada Tahun 2015 diwujudkan dalam Muktamar ini. Seperti misalnya Pemeriksaan Kesehatan bulanan selama 2 tahun sebelum keberangkatan, sehingga semakin meningkatkan Kualitas dan Kemandirian dalam menjalankan Rukun Haji. “Pada saat yang sama sama akan meningkatkan efisiensi atau penghematan dalam penggunaan APBN,” ujarnya. (Nani Mashita)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.