Sabtu, 2 Mei 2026, pukul : 02:06 WIB
Surabaya
--°C

Kamboja Luncurkan Pabrik Emas Nasional Pertama dalam Sejarah

PHNOM PENH-KEMPALAN: Kamboja mengumumkan peluncuran resmi pabrik emas industri pertama negara itu di wilayah O’ Kvav di distrik Keo Seima, provinsi Mondulkiri yang dijadwalkan pada 21 Juni.

Perdana Menteri Kamboja Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen berbagi kabar baik dalam surat publiknya yang dikeluarkan malam tadi (10/6).

Setelah 14 tahun studi kelayakan dan eksplorasi, Renaissance Minerals (Cambodia) Ltd. yang berlisensi pada 10 Juni menghasilkan emas batangan setengah jadi pertama di Kamboja yang secara teknis disebut Gold Dore Bars dengan larutan emas 90 persen, tulis Perdana Menteri Samdech Techo.

Melansir dari Agence Kampuchea Presse,  Menurut laporan penilaiannya, perusahaan–anak perusahaan Emerald Resources NL yang terdaftar di Australia–dapat memproduksi tiga ton emas murni rata-rata tahunan selama delapan tahun pertama operasi.

Dengan kapasitas produksi emas industri tersebut, ia menggarisbawahi, Kamboja berharap dapat menghasilkan sekitar US$185 juta per tahun sebagai pendapatan nasional yang akan digunakan untuk pembangunan sosial dan ekonomi.

Perdana Menteri Samdech Techo menganggap manufaktur emas berstandar internasional di wilayah O’ Kvav sebagai model untuk mineralisasi masa depan di Kamboja menuju pembangunan berkelanjutan.

Sambil mendorong pembuatan mineral teknis yang sangat berkualitas untuk mineralisasi yang tahan lama dan ramah lingkungan. Ia mengingatkan bahwa operasi yang tidak memenuhi syarat tidak akan membawa manfaat apa pun, tetapi cenderung menyebabkan kecelakaan dan merusak lingkungan.

Perdana Menteri Samdech Techo mengungkapkan kebanggaannya atas Kamboja sebagai “negara emas”, memuji semua tim yang menjadi bagian dari pencapaian bersejarah bagi Kamboja, dan berterima kasih kepada semua warga Kamboja atas dukungan dan kepercayaan pada kepemimpinan Pemerintah Kerajaan. (AKP, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.