Kamis, 25 Juni 2026, pukul : 13:17 WIB
Surabaya
--°C

Terinspirasi Eri Cahyadi, Beberapa Camat Ngantor dan Buka Layanan di Balai RW

SURABAYA-KEMPALAN: Inovasi pelayanan publik yang digagas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dengan berkantor di kelurahan, ditiru oleh jajarannya. Bahkan, beberapa camat di Surabaya mulai ngantor dan buka layanan di Balai RW, sehingga lebih dekat dengan warga.

Camat Benowo, Muslich Hariyadi misalnya. Dia salah satu camat yang sudah mulai ngantor di Balai RW. Ia mengaku sejak Senin (7/6) lalu telah membuka pelayanan kepada warga di Balai RW 1 Kelurahan Kandangan karena terinspirasi dengan Wali Kota Eri Cahyadi yang berkantor di kelurahan.

“Saya terinspirasi oleh Bapak Wali Kota yang mau berkantor di kelurahan. Terakhir kemarin beliau berkantor di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo dengan sepenuh hati melayani warga, kita dampingi,” kata Muslich, Rabu (9/6).

Camat Benowo, Muslich Hariyadi yang ngantor di RW 1 Kelurahan Kandangan.

Menurut Muslich, ketika Wali Kota Eri Cahyadi membuka layanan di kantor kelurahan, banyak warga yang datang berkeluh kesah. Bahkan, ada yang datang menanyakan masalah pembangunan hingga memberikan apresiasi.

“Sehinggga saya akhirnya tergugah juga. Sejak Senin (7/6) malam saya berkantor di RW Kelurahan Kandangan,” ujar Muslich.

BACA JUGA  Persebaya dan Mayapada Hospital Surabaya Bangun Ekosistem Sports Medicine Terintegrasi Pertama di Indonesia

Rencananya, untuk hari ini Muslich akan berkantor di Balai RW 1 Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo. Harapannya, dalam sepekan dia dapat berkantor dua sampai tiga kali di Balai RW.

“Kita akan bergilir ke RW-RW, Insha Allah seminggu dua sampai tiga kali. Dan kita berkantornya malam. Karena kalau pagi RT/RW-nya kerja. Kita berkantor sekitar pukul 19.00 – 21.00 WIB atau 22.00 WIB,” ungkap Muslich.

Mantan Camat Sawahan ini menjelaskan, ketika berkantor di Balai RW, ada beberapa layanan yang telah disiapkan. Di antaranya adalah layanan administrasi kependudukan (adminduk).

“Jadi kita juga membuka layanan. Kalau ada warga membutuhkan layanan dan bisa dieksekusi hari itu, ya kita eksekusi. Tapi kalau tidak bisa, seperti KTP kan peralatannya di komputer, itu kita arahkan ke kelurahan,” kata Muslich.

Meski demikian, Muclish menyatakan bahwa pelayanan akan tetap dibuka pada malam hari itu. Bahkan, pelayanan tak hanya diberikan kepada warga dalam satu RW yang dikunjungi, tapi juga satu kelurahan. “Pelayanan tetap kita buka pada malam hari itu, bukan hanya warga satu RW, tapi juga warga satu kelurahan,” terangnya.

BACA JUGA  DPRD Surabaya Soroti Serapan Beasiswa Mahasiswa yang Masih Rendah

Selain Muslich,
camat lain yang ngantor di Balai RW adalah Camat Tegalsari, Buyung Hidayat Rahman. Ia mengaku mulai Jumat (4/6) lalu, sudah ngantor di RW 09 Plemahan Kelurahan Kedungdoro. Selanjutnya, direncanakan di RW 5 Kelurahan Tegalsari dan juga di RW 3 Kelurahan Keputran.

“Teman-teman camat memang terinsipirasi dari Pak Wali Kota yang sudah beberapa kali ini ngantor di kelurahan, sehingga atas tauladan itulah kami juga berkantor di Balai RW, supaya lebih dekat dengan warga dan dapat menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi di bawah lebih cepat,” kata Buyung.

Saat berkantor di Balai RW, ia mengaku banyak mendapatkan keluhan dari warga, mulai dari persoalan administrasi, pendataan UMKM hingga persoalan parkir mobil di kampung-kampung. Satu per satu dicarikan solusinya, sehingga warga merasa terfasilitasi dengan adanya jajaran kecamatan.

“Berbagai persoalan yang kita temui di bawah langsung kita carikan solusinya. Kita juga merasa lebih dekat dengan warga,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.