Pertemuan Bilateral

Konferensi Biden-Putin, NATO: Berdialog dengan Rusia Bukanlah Kelemahan

  • Whatsapp
Jens Stoltenberg, Sekretaris Jenderal NATO.

BRUSSEL-KEMPALAN: Diumumkan sebelumnya pada Senin (7/6), Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken akan menemani pertemuan bilateral mendatang antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Jenewa, Swiss. Sebelum KTT 16 Juni, Biden akan bertemu dengan anggota aliansi pertahanan bersama NATO.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan pada hari Senin, dia dan Biden mencapai konsensus bahwa upaya untuk menahan Rusia harus dilanjutkan dengan mendorong dialog. Ia menyatakan: “Dialog dengan Rusia bukanlah pertanda kelemahan.”

“Kami … membahas Rusia. Kami menyetujui pendekatan jalur ganda yang berarti pencegahan, pertahanan, dan dialog dengan Rusia,” kata Stoltenberg setelah pertemuannya dengan presiden AS, seperti yang dikutip Kempalan dari Sputnik.

Ia menambahkan, meskipun ada yang tidak percaya dengan pandangan “hubungan yang lebih baik” dengan Rusia, setidaknya AS dan NATO perlu mengelola hubungan yang sulit dengan Rusia, seperti pengendalian senjata, transparansi, dan pengurangan resiko.

“Saya tidak dapat memberi tahu Anda hari ini bahasa apa yang akan digunakan dan formulasi yang tepat dalam Konsep Strategis baru yang kemudian akan kami mulai draf setelah KTT dalam waktu beberapa hari,” kata kepala NATO selama panel virtual yang diselenggarakan oleh lembaga Brookings berkaitan dengan urusan dengan Rusia.

Selain membahas Rusia, keduanya juga mengulas terorisme internasional, perubahan iklim, serta ancaman siber juga China.

“Kebangkitan China menimbulkan beberapa peluang bagi ekonomi kami untuk perdagangan dan kami perlu terlibat dengan China dalam isu-isu seperti perubahan iklim dan pengendalian senjata,” katanya, menekankan, NATO harus bekerja dengan sekutu Pasifik untuk mengekang pertumbuhan ekonomi dan investasi Beijing di negara berkemampuan militer yang maju. (Sputnik, reza hikam)

Berita Terkait