MINSK-KEMPALAN: Terjadi sejumlah unjuk rasa di seluruh Eropa pada Sabtu (29/5) sebagai bagian dari hari solidaritas sedunia untuk Belarusia yang diminta oleh pemimpin oposisi Belarusia, Svetlana Tsikhanouskaya.
Pengunjuk rasa di Warsawa diikuti oleh orang tua Roman Protasevic, jurnalis yang baru saja ditahan ketika ada pembajakan pesawat yang dipaksa mendarat di Vilnius. Sofia Sapega, pacar Protasevic juga ikut ditahan bersama Protasevic.
“Saya menyerukan pada seluruh negara Uni Eropa dan Amerika Serikat untuk membantu kami membebaskan Roman dan Sofia,” tutur Natalia, ibu Roman ketika unjuk rasa itu.

Sementara itu, Svetlana Tsikhanouskaya juga terlibat dalam unjuk rasa serupa di ibukota Lituania, Vilnius menghadiri hari solidaritas sedunia untuk Belarusia dan menjadi ikon perlawanan negeri tersebut.
“Kita sekarang di sini untuk mengungkapkan tekad kita untuk melanjutkan perjuangan demi kebebasan. Kita tidak akan mundur,” ujarnya kepada para pengunjuk rasa di Vilnius, seperti yang dikutip dari Radio Free Europe/Radio Liberty.
Selain itu, demonstrasi juga terjadi di Kyiv, ibukota Ukraina, yang dihadiri oleh 100 orang Belarusia. Salah satu demonstran, Syarhey Bulba mengatakan, Belarusia sedang menjadi Korea Utara yang baru.

Para demonstran di Kyiv ini menggunakan sepatu mereka untuk menginjak foto Lukashenka untuk menghormati slogan Tsikhanouskaya, “injak si kecoak.”
Adapun pada hari yang sama, Lukashenka masih pada hari kedua kunjungannya ke Sochi, Rusia untuk meminta dukungan dari Vladimir Putin, Presiden Rusia dalam perkara pembajakan pesawat dan lainnya. (RFE/RL, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi