Eropa

Polisi Belanda Grebek Laboratorium Kokain di Rotterdam

  • Whatsapp
Sebagian hasil tangkapan disita dari pabrik klandestin di Rotterdam (Europol)

ROTTERDAM-KEMPALAN: Lebih dari € 3,4 juta uang tunai telah disita dan sembilan orang ditangkap setelah polisi menutup laboratorium kokain berukuran setara industri di Belanda seperti yang dikutip dari Euronews pada Sabtu (29/5).

Lebih dari 80 petugas polisi Belanda bersama dengan tim SWAT dan anjing pelacak turun ke satu set alamat di Rotterdam pada Rabu (26/5), kata Europol sejak itu.

Laboratorium klandestin ditemukan di dalam sebuah gedung yang juga digunakan oleh penjahat untuk memasang kendaraan dengan kompartemen rahasia, memungkinkan mereka menyelundupkan narkoba ke seluruh Eropa. Delapan kendaraan disita dari lokasi.

“Baik laboratorium obat maupun garasi dijalankan oleh sindikat kriminal yang sama yang membanjiri Eropa dengan kokain,” kata Europol dalam sebuah pernyataan.

“Salah satu anggotanya ditangkap di Rotterdam berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Eropa,” tambahnya.

Polisi Belanda dibantu dalam penyelidikan mereka oleh Gendarmerie Prancis. Penggerebekan itu terjadi sebagai bagian dari penyelidikan yang lebih luas terhadap Encrochat yakni aplikasi obrolan terenkripsi yang ditutup tahun lalu setelah infiltrasi polisi mengungkapkan bahwa aplikasi itu banyak digunakan oleh penjahat terorganisir. Setidaknya 1.000 penangkapan telah dilakukan,

Penggrebekan itu juga terjadi setelah aksi sebelumnya oleh Gendarmerie Prancis pada 31 Maret, yang melihat 450 petugasnya dikerahkan untuk melawan kelompok kriminal yang sama.

Delapan anggota geng itu ditangkap dan kokain senilai € 5 juta juga disita di wilayah Marseille, bersama dengan resin ganja senilai € 3 juta dan uang tunai € 3,4 juta. Kokain itu dilacak kembali ke pabrik Rotterdam yang ditutup minggu ini. (Euronews, Belva Dzaky Aulia)

Berita Terkait