Rabu, 29 April 2026, pukul : 07:28 WIB
Surabaya
--°C

Pengalihan Penerbangan dan Penangkapan Jurnalis, Uni Eropa Minta Pertanggungjawaban Belarusia

MINSK-KEMPALAN: Pemerintah Uni Eropa segera meminta penjelasan Belarusia atas pengalihan penerbangan dari Lituania ke Minsk, ibukota Belarusia, yang mana pihak berwenang langsung menangkap seorang aktivis oposisi yang juga jurnalis, Roman Protasevich.

Gitanas Nauseda selaku Presiden Lituania mengatakan penerbangan komersial itu diarahkan ke tempat lain dengan paksa dan mengecam penangkapan Raman serta menyerukan masyarakat internasional “untuk segera melangkah agar hal semacam itu tidak terulang kembali.”

Reaksinya ini muncul dalam pernyataan melalui surel usai reaksi pertamanya melalui cuitan di Twitternya.

“Peristiwa yang belum pernah terjadi! Penumpang sipil dalam penerbangan dari Vilnius dipaksa mendarat di #Minks. Aktivis politik Belarusia dan pendiri @NEXTA_EN berada di pesawat. Ia ditangkap. Rezim Belarusia berada di balik tindakan mengerikan (ini). Saya meminta pembebasan Roman Protasevic segera!” ujarnya melalui Twitternya yang dikutip Kempalan dari RFE/RL.

Sementara itu, Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki menyebut peristiwa itu “tindakan tercela dari terorisme negara.”

“Saya mengecam dengan sangat keras penahanan Roman Protasevic oleh pemerintah Belarusia, setelah penerbangan pesawat Ryanair dibajak, ini adalah tindakan tercela dari terorisme negara,” ujar Morawiecki dalam Twitternya.

Ia juga menyampaikan, dirinya meminta presiden Majelis Eropa untuk membicarakan sanksi langsung terhadap Belarusia selama pertemuan yang dijadwalkan pada Senin (24/5).

Pejabat senior di Kementerian Luar Negeri Jerman, Miguel Berger menanggapi dengan meminta “penjelasan dengan segera oleh Pemerintah Belarusia atas pengalihan penerbangan Ryan Air dari Uni Eropa ke Minsk dan dugaan penangkapan atas seorang jurnalis.”

Charles Michel selaku Presiden Majelis Eropa mengungkapkan kekhawatiran dan menyerukan pada Pemerintah Belarusia untuk membebaskan penerbangan dan seluruh penumpangnya, serta menambahkan bahwa penyelidikan dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional “akan diperlukan.”

Jean-Yves Le Drian, Menteri Luar Negeri Prancis mengatakan, insiden tersebut membutuhkan respon yang “kuat dan bersatu” dari Uni Eropa.

Adapun pemimpin oposisi Belarusia, Svetlana Tikhanovskaya mendesak pembebasan segera atas Protasevic karena jurnalis itu bisa menghadapi hukuman mati di Belarusia serta pemberian sanksi terhadap rezim Alexander Lukashenka. (RFE/RL, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.