PEKANBARU-KEMPALAN: Dalam sebuah pernyataan keluarga, pihak keluarga ustadz Tengku Zulkarnain dengan tegas bahwa beliau meninggal karena murni kelelahan, bukan karena Covid-19 seperti yang diberitakan.
Setelah melakukan safari dakwah, beliau masuk ruma sakit pada tanggal 2 Mei untuk melakukan istirahat total atau bedrest. Pihak keluarga tidak ada satupun yang mengatakan Ustadz Zulkarnain terpapar covid, sesak nafas yang diidapnya telah dialami sejak lama.
Sementara itu, dalam sebuah video pernyataan istri beliau yang tersebar mengatakan bahwa Ustadz Tengku Zulkarnain pada sehari sebelumnya telah menjalani perawatan medis dengan sangat baik, bahkan masih bisa berkomunikasi dengan keluarga, perawat dan dokter.
Sang Istri mengatakan, “jasadnya memang terbaring di rumah sakit, tetapi ruh nya keluar dan berdakwah”. Pun pada saat terbangun, almarhum mengatakan telah berdakwah hingga ke Kanada.
Sebelum benar-benar dalam kondisi drop, almarhum sempat ingin tetap berjuang untuk di jalan Allah, tetapi takdir berkata lain, beliau mengatakan ikhlas seraya bertakbir dua kali hingga akhirnya kondisi almarhum drop.
Sesaat sebelum dipasang ventilator, beliau mengatakan telah ikhlas dan mengucapkan kalimat syahadat, hingga kemudian ventilator terpasang sampai beliau meninggal.
Keluarga memberikan ucapan banyak terimakasih dalam video itu yang diwakili oleh istri almarhum atas dukungan kesembuhan sang ustadz baik perawat, dokter, santri hingga Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. (Abdul Manaf Farid)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi