JAKARTA-KEMPALAN: Thomas Djamaluddin selaku Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, mengutarakan bahwa tidak akan ada penggabungan dan peleburan dengan pihak lembaga pemerintah non-kementerian kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Tidak akan dilebur. Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) menjadi OPL,” tutur Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), pada Senin (10/5).
Ia menjelaskan bawha Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Dimana beberapa Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) disinyalir akan menjadi sebuah wadah yang berfungsi pada teknis operasional penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan serta invensi-inovasi.
Thomas Djamaluddin mengungkapkan bahwa dewasa ini, belum ada dokumen resmi dari Peraturan Presiden pada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Hal ini akan berakibat pada bentuk integrasi dari Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) terkait riset dan teknologi yang belum jelas.
Ia menuturkan bahwa LAPAN sudah bersiap dengan beberapa skenario integrasi ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), diantaranya LAPAN sudah menyiapkan berbagai skema transformasi sebagai organisasi fungsional, yang berarti hampir seluruh pejabatnya sudah siap beralih menjadi pejabat fungsional, seperti peneliti atau perekayasa.
Dalam organisasi baru, sebagai OPL, pejabatnya adalah pejabat fungsional yang diberi tugas tambahan manajerial. LAPAN juga sudah mentransformasikan 21 satuan kerja (satker) pengelola anggaran menjadi satker tunggal seperti status OPL.
Menurut Thomas, tugas dan fungsi LAPAN sebagai lembaga penelitian dan pengembangan kedirgantaraan memang harus diintegrasikan ke BRIN sesuai amanat Undang-undang Nomor 11 Tahun 2019 Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sisnas Iptek). (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi