Selasa, 21 April 2026, pukul : 10:39 WIB
Surabaya
--°C

Berawal dari Dosen hingga Penceramah di 13 Negara

JAKARTA – KEMPALAN: Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, kabar duka datang dari Indonesia. Salah satu ulama hebat yang dimiliki umat kembali dipanggil menghadap kepada Yang Maha Kuasa.

Ustadz Tengku Zulkarnain, sosok ulama hebat dan banyak kritik pedas dan kontroversinya yang terkenal itu telah meninggal dunia, Senin (10/5), di RS Tabrani, Jalan Sudirman, Pekanbaru.

Tengku Zulkarnain terkenal sebagai penceramah yang tegas dan seseorang yang cukup kontroversial melalui cuitannya di Twitter.

Tengku Zulkarnain lahir di Medan, 14 Agustus tahun 1963. Ustadz Zulkarnain memiliki darah Melayu dan Deli.

Jejak awal karir Ustadz Zulkarnain pada awalnya tidak berkaitan dengan agama karena dia adalah lulusan S1 Sastra Inggris dari Universitas Sumatra Utara (USU). Setelah lulus dari pendidikan tinggi dia mulai mendalami ilmu Fiqih dengan guru besar Syaikh Dahlan Musa dan Syaikh Azro’i Abdul Rauf.

Ustadz Zulkarnain kemudian tidak langsung terjun ke dunia dakwah melainkan menjadi Dosen Sastra Inggris di USU pada tahun 1987. Dia juga menjadi Dirut Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia serta Direktur Keuangan PT. Griya Kerta Leksana.

Setelah itu, dia mulai berkecimpung penuh di dunia Islam . Selain pernah berceramah di 13 negara, Berikut daftar kiprah Ustadz Tengku Zulkarnain di dunia Islam:
·Aktif mengikuti Jamaah Tabligh sejak 1988
·Mantan Ketua Majelis Fatwa untuk PP Mathla’ul Anwa
·Aktif dalam Aksi Bela Islam Alumni 212
·Pendukung Prabowo-Sandi Pilpres 2019
·Pengurus Majelis Ulama Indonesia selama kurang lebih satu dekade
·Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia, 2015-2020
·Penulis buku Salah Faham: jawaban atas buku rapot merah Aa’ Gym

Selain sangat aktif di dunia dakwah, Twitter menjadi platform favorit bagi Ustadz Zulkarnain. Cuitannya di Twitter sangat menarik untuk dibahas sehingga banyak pembicaraan tentang tweet-nya. Salah satunya adalah menyebut bahwa ibu kota baru segaris dengan Beijing dan sangat rawan terkena rudal. Kemudian, dia juga menjadi salah satu figur di Aksi 212 Bela Islam dan pendukung Prabowo-Sandi.

Meskipun banyak naik-turun dari Ustadz Zulkarnain, jasa-jasanya telah menjadi salah satu figur umat Islam di Indonesia. Semoga Almarhum Husnul Khatimah dan diterima di sisi Allah SWT. (Abdul Manaf Farid, Belva Dzaky Aulia)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.