Minggu, 19 April 2026, pukul : 15:12 WIB
Surabaya
--°C

Anggota Kongres AS hingga Pesepakbola Nyatakan Dukungan ke Palestina

YERUSALEM-KEMPALAN: Serangan udara Israel di Jalur Gaza yang telah mengakibatkan sedikitnya 21 kematian warga sipil, termasuk sembilan anak, serta penyerangan di Masjid Al-Aqsa yang memakan 300 korban, menimbulkan respon dari anggota Kongres Amerika Serikat (AS) hingga pesepakbola seperti yang dikutip dari Anadolu Agency Senin (10/5).

“Ini adalah tindakan terorisme,” kata anggota Kongres AS Ilhan Omar pada hari Senin.

“Warga Palestina berhak mendapatkan perlindungan. Tidak seperti Israel, program pertahanan rudal, seperti Iron Dome, tidak ada untuk melindungi warga sipil Palestina,” tulis Omar di Twitter.

“Tidak masuk akal untuk tidak mengutuk serangan ini pada minggu Idul Fitri,” imbuhnya.

Sementara itu,.beberapa pemain sepak bola menyatakan solidaritas Senin (10/5) kepada Palestina setelah pasukan Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa.

Bintang Prancis Manchester United Paul Pogba menunjukkan dukungan untuk rakyat Palestina dalam sebuah postingan di media sosial.

“Dunia membutuhkan kedamaian dan cinta. Ini akan segera menjadi bantuan. Mari kita semua saling mencintai. #PRAYFORPALESTINE,” kata Pogba di Instagram Story.

Dalam sebuah posting Twitter, Mame Thiam dari Fenerbahce mengutip sebuah ayat dari Alquran: ”

“Wahai manusia! Sungguh, janji Allah itu benar. Jadi jangan biarkan kehidupan dunia ini menipumu, jangan biarkan Penipu Utama menipumu tentang Allah,” Surah Fatir ayat 5.

Di atas foto itu, Thiam menulis: “Hatiku bersamamu Masjid Al-Aqsa.”

Achraf Hakimi dari Inter Milan, Riyad Mahrez dari Manchester City, Shkodran Mustafi dari Schalke 04, Franck Ribery dari Fiorentina dan Moussa Marega dari Porto juga men-tweet pesan solidaritas dengan Palestina.

Hakimi menulis “#FreePalestine” dalam sebuah posting Twitter sementara Riyad Mahrez men-tweet “#Palestine #SaveSheikhJarrah.”

Ketegangan meningkat di Yerusalem Timur di tengah rencana penggusuran puluhan warga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah, yang terletak tepat di utara Kota Tua. Warga Palestina yang memprotes solidaritas dengan penduduk menjadi sasaran pasukan Israel dan kelompok pemukim.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel tahun 1967 dan mencaplok seluruh kota pada tahun 1980 – sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional. (Anadolu Agency, Belva Dzaky Aulia)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.